Penutupan Bimtek UMKM oleh Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Komisi II, Asril SE di UPTD BPPP Disbuntanhort Provinsi Sumbar Bukittinggi, Senin (28/7/2025)
Bukittinggi, MataJurnalist.com_Setelah berlangsung selama 10 hari, rangkaian Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Kewirausahaan Lanjutan resmi ditutup.
Kegiatan ini terdiri dari lima angkatan dengan peserta dari berbagai jenis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Masing-masing angkatan mengikuti pelatihan selama dua hari, dan angkatan kelima yang berfokus pada bidang souvenir menjadi penutup dari seluruh rangkaian.
Dalam acara penutupan yang digelar pada Senin (28/7/2025),di UPTD BPPP Disbuntanhort Provinsi Sumbar Bukittinggi, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Komisi II, Asril SE, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta.
“Semoga pelatihan selama dua hari ini dapat menambah ilmu dan pengalaman dalam mengembangkan usaha ke depannya. Pengetahuan yang disampaikan oleh para pemateri diharapkan menjadi acuan dalam mengembangkan usaha, sehingga mampu melahirkan produk-produk baru dan unggulan dari hasil pelatihan ini, khususnya di sektor souvenir,” ujarnya.
Asril juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendukung pengembangan UMKM melalui bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan, baik berupa alat produksi maupun bantuan dana. Namun, bantuan tersebut hanya dapat disalurkan melalui kelompok atau organisasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Bantuan tidak bisa diberikan secara individu, karena aturan jelas menyatakan bantuan harus disalurkan melalui kelompok atau organisasi resmi,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Asril memotivasi para peserta agar tidak takut bersaing meskipun memiliki jenis usaha yang sama dengan pelaku lainnya.
“Jangan takut jika usaha kita sama dengan teman lain, karena persaingan justru dapat memacu semangat dan inovasi dalam mengembangkan usaha,” katanya.
Ia juga mengumumkan bahwa dari 70 peserta angkatan kelima, akan dipilih 30 orang untuk mengikuti pelatihan lanjutan yang lebih mendalam di lembaga pelatihan, termasuk pelatihan berbasis digital.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat yang diwakili oleh Kepala PLUT KUMKAM Sumbar, Nico Primadona, berharap agar ilmu yang didapatkan selama pelatihan dapat diimplementasikan dengan baik.
“Kami berharap setelah pelatihan ini ada perubahan positif dalam perkembangan usaha para peserta, sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi keluarga dan masyarakat,” ungkapnya.
Pelatihan ini tidak hanya memberikan ilmu dan keterampilan, tetapi juga menjadi langkah strategis bagi para pelaku UMKM dalam menghadapi tantangan bisnis yang semakin kompetitif di era digital, pungkasnya.***
Pewarta : sutan mudo
Komentar0