Foto : Asroel BB wartawan senior di Bukittinggi, ketika berada di kantor PWI Bukittinggi (23/12/2025)
Bukittinggi, MataJurnalist.com_Siapa yang tak mengenal Asroel BB. Ia merupakan salah satu wartawan senior di Kota Bukittinggi yang hingga kini masih aktif menulis dan berburu berita. Meski usianya hampir menginjak 80 tahun, semangatnya tak kalah dengan para wartawan muda yang seprofesi dengannya.
Dalam perbincangan santai di Kantor PWI Bukittinggi, Selasa sore (23/12/2025), Asroel BB mengenang awal perjalanan karier jurnalistiknya. Ia mengaku mulai terjun ke dunia kewartawanan sejak tahun 1968 dengan bergabung pada media cetak Sentana, sebuah surat kabar asal Medan yang kini sudah tidak terbit lagi.
“Awalnya saya mulai menulis sekitar tahun 1968. Sejak 1979 saya benar-benar menekuni profesi wartawan. Banyak sekali pengalaman hidup yang saya jalani, ada suka dan duka,” ungkapnya.
Selama puluhan tahun berkecimpung di dunia jurnalistik, Asroel BB telah menulis ribuan berita dari berbagai peristiwa. Ia dikenal luas melalui karya-karya jurnalistiknya yang banyak mengangkat laporan investigasi lapangan.
Meski kerap menulis berita kritis, ia bersyukur selama berkarier tidak pernah menghadapi persoalan serius terkait hak jawab.
“Berita yang saya tulis jumlahnya sudah sangat banyak. Tentu tidak semua orang senang dengan pemberitaan kita, itu pasti. Tapi alhamdulillah, tulisan-tulisan saya tidak pernah sampai bermasalah soal hak jawab,” katanya.
Di usia 79 tahun, semangat Asroel BB tak kunjung padam. Ia masih rutin menulis dan turun langsung mencari bahan berita. Baginya, menulis bukan sekadar profesi, melainkan sudah menjadi bagian dari hidup.
Ayah dari empat orang anak ini bahkan mengaku merasa tidak nyaman bila terlalu lama tidak menulis.
“Kalau tiga hari saja tidak menulis berita, badan rasanya tidak enak dan sering sakit-sakitan. Tapi setelah menulis, hati terasa lega dan badan jadi lebih sehat,” pungkasnya singkat.***
Pewarta : sutan mudo


Komentar0