Bukittinggi, MataJurnalist.com_Kepala Sekolah SMA Pembangunan, Lili Nasrita, mengatakan bahwa sesuai dengan surat edaran Gubernur Sumatera Barat, seluruh SMA dan SMK se-Sumatera Barat diwajibkan melaksanakan ekstrakurikuler silat. Pelatih silat didatangkan langsung dari IPSI Kota Bukittinggi.
Launching kegiatan ekstrakurikuler silat tersebut telah dilaksanakan pada Sabtu (23/1) secara serentak di seluruh SMA dan SMK se-Sumatera Barat. Kegiatan ini dilaksanakan di sekolah masing-masing dan disiarkan secara live streaming ucap Lili yang didampingi wakil kepala sekolah sekaligus bagian kesiswaan Ananda Silfia.
Pelaksanaan launching di sekolah kami berlangsung pada pukul 09.00 hingga 10.00 WIB dan diikuti oleh sekitar 20 orang siswa. Kegiatan tersebut juga telah dilaporkan secara resmi kepada Dinas Pendidikan.
Usai launching, kegiatan dilanjutkan dengan tasyakuran untuk siswa kelas XII. Namun, agenda pelepasan dan perpisahan siswa kelas XII yang semula direncanakan secara meriah, dialihkan menjadi kegiatan sederhana di sekolah. Hal ini dilakukan mengingat kondisi Sumatera Barat yang masih berada dalam masa pascabencana.
Selain itu, salah satu siswa kelas XII mengalami musibah bencana alam di daerah Tobo Malalak, tepatnya di Kopi Tungkuik Malalak. Rumah sekaligus tempat usaha milik orang tua siswa tersebut rata dengan tanah akibat bencana.
“Atas dasar empati dan rasa kemanusiaan, kami merasa tidak pantas mengadakan kegiatan perpisahan di luar sekolah dalam suasana bersenang-senang, sementara saudara-saudara kita sedang berduka,” ujar Lili.
Sebagai bentuk kepedulian, pihak sekolah menggalang donasi untuk membantu siswa yang terdampak bencana tersebut. Alhamdulillah, bantuan yang terkumpul berupa kompor gas, beras, pakaian, serta uang tunai, dan seluruhnya telah disalurkan kepada yang bersangkutan.
Sebagai pengganti kegiatan perpisahan, sekolah mengadakan tasyakuran pelepasan kelas XII yang diisi dengan zikir dan mengaji bersama, dilanjutkan silaturahmi serta makan bersama. Kegiatan ini diharapkan membawa keberkahan dan menjadi doa bersama agar Sumatera Barat segera pulih dari bencana.
“Kami berharap anak-anak kami dapat mengikuti ujian pada bulan April nanti dengan hasil yang memuaskan,” tambahnya.
Pada hari Senin (26/1/2026), sekolah juga melaksanakan upacara bendera. Dalam upacara tersebut, siswa mengucapkan ikrar pelajar serta menyanyikan lagu ciptaan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Abdul Mu’ti, berjudul “Rukun Sama Teman," sesuai dengan surat edaran dari Kementerian Pendidikan.
Untuk pelaksanaan ekstrakurikuler silat, kegiatan dijadwalkan satu kali dalam sepekan, setiap hari Sabtu pukul 08.00 hingga 10.00 WIB. Ekstrakurikuler silat ini diwajibkan bagi siswa kelas X, sementara siswa kelas XI dan XII diberikan kebebasan untuk memilih mengikuti kegiatan tersebut atau tidak, pungkas Lili.***
Pewarta : sutan mudo



Komentar0