Agam, MataJurnalist.com_Tim Cinnamon Universitas Negeri Padang (UNP) berhasil melaksanakan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) skema Pengabdian Masyarakat dengan tajuk “Home Industry Cinnamon: Inovasi Olahan Kayu Manis Menggunakan Pendekatan Pentahelix untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Lokal Kelompok PKK Nagari Malalak Barat”.
Program yang digelar sepanjang Agustus 2025 ini dirancang untuk mengoptimalkan potensi kayu manis sebagai komoditas unggulan lokal melalui pengembangan produk turunan bernilai ekonomi tinggi.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat peran perempuan dalam sektor ekonomi desa melalui kelompok PKK sebagai motor penggerak.
Pelaksanaan program terbagi dalam tiga tahapan utama. Tahap pertama berlangsung pada 4–8 Agustus 2025 berupa workshop pengolahan kayu manis menjadi aneka produk kreatif seperti cookies, pie, sirup, teh celup, hingga lilin aromaterapi.
Para peserta juga dibekali pemahaman tentang standarisasi kualitas produk serta teknik pengemasan modern agar siap bersaing di pasar.
Tahap kedua, pada 11–15 Agustus 2025, berfokus pada edukasi pemasaran digital. Peserta dilatih memanfaatkan media sosial dan e-commerce, membangun identitas merek (branding), serta mempelajari strategi kemitraan untuk memperluas jangkauan pemasaran.
Tahap ketiga, pada 18–22 Agustus 2025, diisi dengan penguatan manajemen usaha, meliputi tata kelola organisasi, penghitungan Harga Pokok Produksi (HPP), pencatatan keuangan sederhana, dan konsep pengelolaan home industry berkelanjutan.
Ketua pelaksana program, Fikra Wais Alkani (Teknik Pertambangan, 2021), menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menciptakan ekonomi mandiri berbasis sumber daya lokal.
“Kami ingin kayu manis tidak hanya dikenal sebagai rempah, tetapi juga sebagai ikon inovasi dan kebanggaan Nagari Malalak Barat,” ujarnya.
Tim Cinnamon UNP diperkuat oleh Wahyu Hidayati (Pendidikan Kimia, 2022), Risky Juliani (Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, 2024), Sintia Anugra Ananda (Psikologi, 2024), dan Ilma Hidayat (Sosiologi, 2023), dengan Lailatur Rahmi, sebagai dosen pembimbing.
Program ini turut mendapat dukungan penuh dari Zamri, Wali Nagari Malalak Barat, serta Hartati, Ketua PKK Nagari Malalak Barat, yang menyambut baik inisiatif mahasiswa UNP dalam membawa semangat inovasi ke tengah masyarakat.
Dengan terlaksananya program ini, masyarakat berharap agar olahan kayu manis lokal dapat menembus pasar yang lebih luas dan menjadi sumber pendapatan baru bagi keluarga-keluarga di Nagari Malalak Barat.***
Pewarta : sutan mudo/rel

Komentar0