Foto Bersama Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Rafdinal didampingi oleh Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Dinas P3APPKB Provinsi Sumatera Barat, Zulkarnaini beserta Peserta Bimtek
Bukittinggi, MataJurnalist.com_Anggota Komisi III DPRD Provinsi Sumatera Barat, Rafdinal, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Angkatan I dalam rangka peningkatan kapasitas dan peran Niniak Mamak serta Bundo Kanduang dalam pendampingan keluarga dan calon pengantin.
Kegiatan ini akan berlangsung dalam tiga angkatan. Untuk Angkatan I dilaksanakan selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (25–26 April 2026), bertempat di Hotel Rocky Bukittinggi.
“Kegiatan ini akan kita laksanakan dalam tiga angkatan, dan saat ini baru Angkatan I, peserta dari Niniak Mamak dan Bundo Kanduang dari Kota Bukittinggi dan Agam” ujar Rafdinal saat diwawancarai awak media usai memberikan sambutan, Minggu (26/4/2026).
Menurut Rafdinal, pelaksanaan bimtek ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat. Ia menyoroti fenomena yang kian mengkhawatirkan, mulai dari penyalahgunaan narkoba, LGBT, kekerasan dalam rumah tangga, hingga perceraian.
“Kondisi ini tentu perlu kita sikapi secara serius. Karena itu, peningkatan kapasitas Niniak Mamak, Bundo Kanduang, serta generasi muda menjadi sangat penting agar mampu menghadapi berbagai persoalan di tengah masyarakat,” jelasnya.
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Sumatera Barat Rafdinal bersama Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Dinas P3APPKB Provinsi Sumatera Barat, Zulkarnaini
Rafdinal menambahkan, melalui kehadiran para narasumber dari berbagai bidang seperti agama, adat, kesehatan, dan psikologi, peserta diharapkan dapat memperoleh wawasan serta solusi dalam menangani permasalahan keluarga. Pada Angkatan I ini, kegiatan diikuti oleh 80 peserta dengan menghadirkan enam narasumber.
Pada saat itu, Rafdinal berharap, ilmu yang diperoleh dapat diterapkan minimal di lingkungan keluarga, kaum, dan nagari masing-masing.
“Peran keluarga, Niniak Mamak, dan Bundo Kanduang sangat penting. Filosofinya, maminteh sabalum anyuik, harus kita kedepankan, yakni mencegah sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rafdinal menyampaikan bahwa pihaknya di DPRD akan mendorong dukungan regulasi dan penganggaran melalui dinas terkait guna memperkuat program-program pembinaan masyarakat.
“Dengan pengawasan dan peran kami di DPRD, diharapkan dapat meminimalisir berbagai persoalan sosial di masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Dinas P3APPKB Provinsi Sumatera Barat, Zulkarnaini, menyampaikan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi. Bahkan, menurutnya, banyak peserta yang berharap durasi kegiatan dapat diperpanjang.
Ia menjelaskan bahwa program ketahanan keluarga telah berjalan selama tiga tahun, namun kegiatan khusus untuk peningkatan kapasitas Niniak Mamak dan Bundo Kanduang dalam pendampingan keluarga serta calon pengantin ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan.
“Kegiatan ini menjadi pemantik untuk meningkatkan kapasitas dan peran mereka di tengah masyarakat,” ujarnya.
Zulkarnaini juga menyoroti meningkatnya angka kasus yang dilaporkan ke unit pelayanan, khususnya terkait perlindungan perempuan dan anak. Menurutnya, peningkatan tersebut tidak selalu berarti kasus bertambah, tetapi juga karena kesadaran masyarakat untuk melapor sudah semakin tinggi.
Melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perlindungan Perempuan dan Anak, pihaknya mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap permasalahan yang terjadi. Laporan dapat disampaikan melalui layanan nasional SAPA 129 yang terhubung langsung dengan kementerian terkait.
Salah seorang peserta, Yeni Syahmar, perwakilan Bundo Kanduang dari Pasukuan IV Ibu Tujuah Toboh, Kamang Mudiak, Kecamatan Kamang Magek, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai bimtek ini sangat bermanfaat dalam membuka wawasan dan pola pikir peserta.
Yeni Syahmar, peserta perwakilan Bundo Kanduang dari Pasukuan IV Ibu Tujuah Toboh, Kamang Mudiak, Kecamatan Kamang Magek bersama peserta lain.
“Kegiatan ini sangat penting, apalagi di era sekarang di mana anak-anak sangat terpengaruh oleh gadget. Bahkan sebagai orang tua, kita kadang kewalahan dalam mengontrol mereka,” ungkapnya.
Yeni berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan ke depan, khususnya dalam meningkatkan pengetahuan Niniak Mamak dan Bundo Kanduang.
“Semoga dengan kegiatan ini, generasi muda ke depan bisa lebih terjaga dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.***
Pewarta : Sutan mudo




Komentar0