GUO9GpGoBSrpBUW9TSG0TUApTA==

Akhir Tahun 2025, Polresta Bukittinggi Rilis Kinerja, Laka Lantas Menurun, Kasus Narkoba Meningkat

 

Press Release Akhir Tahun 2025, Polresta Bukittinggi, Rabu sore, (31/12/2025) di Aula Polresta Bukittinggi.

Bukittinggi, MataJurnalist.com_Dalam rangka evaluasi akhir tahun 2025, Polresta Bukittinggi menggelar konferensi pers (press release) pada Rabu sore (31/12/2025) di Aula Polresta Bukittinggi. Kegiatan ini dihadiri oleh insan pers dari media cetak, online, dan elektronik.

Kapolresta Bukittinggi, Kombes Pol Ruly Indra Wijayanto, di dampingi Kasat Reskrim, Kasat Lantas, Kasat Narkoba, Kabag Ops, serta Kasi Humas dan jajaran, dalam paparannya menyampaikan kondisi personel Polresta Bukittinggi yang saat ini berjumlah 459 personel. Jumlah tersebut melayani dua wilayah kerja, yakni Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam bagian Timur, dengan total jumlah penduduk mencapai 431.125 jiwa.

“Dengan jumlah penduduk tersebut, idealnya Polresta Bukittinggi memiliki sekitar 1.236 personel. Artinya, saat ini kami masih mengalami kekurangan personel sekitar 62,86 persen,” ujar Kapolresta.

Kapolresta menjelaskan, angka kecelakaan lalu lintas selama periode 2024–2025 mengalami penurunan. Jumlah kasus turun dari 196 menjadi 193 kejadian. Korban meninggal dunia juga menurun dari 39 orang menjadi 35 orang, atau turun sebesar 10,25 persen.

Sementara itu, jumlah korban luka berat menurun signifikan dari 3 kasus menjadi 1 kasus (turun 66,7 persen). Namun, korban luka ringan mengalami kenaikan dari 341 menjadi 359 orang, atau meningkat sebesar 5,27 persen.

“Kerugian materiil akibat kecelakaan lalu lintas juga menurun, dari Rp593 juta pada tahun 2024 menjadi Rp442,75 juta di tahun 2025,” jelasnya.

Pada kesempatan itu Ruly, juga sampaikan penindakan pelanggaran lalu lintas, tilang mengalami penurunan dari 6.425 kasus pada tahun 2024 menjadi 3.526 kasus di tahun 2025, atau turun 45,12 persen. Sementara itu, teguran juga menurun dari 4.125 menjadi 3.095 teguran, turun 24,96 persen.

Di bidang kriminalitas, Kapolresta menyebutkan bahwa jumlah tindak pidana pada tahun 2025 mengalami peningkatan. Dari 294 kasus pada tahun 2024 menjadi 359 kasus di tahun 2025, atau naik 22,11 persen. Namun, tingkat penyelesaian perkara juga meningkat dari 208 kasus menjadi 239 kasus, naik 14,90 persen.

Untuk tindak pidana penyalahgunaan narkoba, jumlah kasus meningkat dari 74 kasus pada tahun 2024 menjadi 94 kasus di tahun 2025, atau naik sekitar 27 persen. Jumlah tersangka juga meningkat dari 93 orang menjadi 123 orang. Sementara itu, penyelesaian kasus menurun dari 74 kasus pada tahun 2024 menjadi 69 kasus di tahun 2025.

Adapun barang bukti narkoba yang berhasil diamankan selama tahun 2025 antara lain ganja seberat 22.118,36 gram, sabu seberat 591,58 gram, serta ekstasi sebanyak 57½ butir.

Kapolresta Bukittinggi Kombes Pol Ruly Indra Wijayanto, saat di wawancarai puluhan awak media, Rabu (31/12/2025) sore.

Pada kesempatan yang sama Kapolresta Bukittinggi Kombes Pol Ruly Indra Wijayanto juga sampaikan, dalam rangka menyambut malam Tahun Baru 2026, Ia menyampaikan bahwa perayaan tahun ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut dipengaruhi oleh kondisi bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera, termasuk beberapa daerah di Sumatera Barat.

“Beberapa kabupaten dan kota di Sumatera Barat terdampak cukup parah. Terjadi longsor di sejumlah ruas jalan penghubung antarwilayah yang menyebabkan akses transportasi terputus,” ungkapnya.

Untuk wilayah Kota Bukittinggi, Polresta akan melakukan penutupan dan pengalihan arus lalu lintas di sejumlah titik menuju pusat kota. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, menjaga ketertiban umum, serta mencegah potensi gangguan keamanan dan keselamatan masyarakat.

“Penutupan jalan bersifat situasional dan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi arahan petugas serta menghindari konvoi dan perayaan berlebihan,” tegasnya.

Kapolresta juga mengajak masyarakat Bukittinggi untuk menyambut Tahun Baru 2026 secara sederhana dan penuh empati terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana.

“Kami berharap masyarakat dapat merayakan pergantian tahun dengan doa dan kegiatan positif di rumah masing-masing, demi menjaga keamanan, ketertiban, serta solidaritas sosial,” pungkasnya.***

Pewarta : sutan mudo 

Komentar0

Type above and press Enter to search.