Bukittinggi, MataJurnalist.com_Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Agam resmi meluncurkan inovasi layanan terbaru bagi Anak Berkewarganegaraan Ganda (ABG) yang diberi nama Lamang Ganda. Kegiatan sosialisasi dan launching dilaksanakan pada Senin, (1/12/2025), bertempat di Aula Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Agam.
Inovasi Lamang Ganda digagas oleh Indolas Rafflesia, Kepala Seksi Izin Tinggal dan Status Keimigrasian, sebagai bentuk peningkatan layanan yang lebih cepat, efektif, dan terpadu bagi anak-anak berkewarganegaraan ganda.
Kegiatan di hadiri oleh para pimpinan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dari berbagai wilayah, antara lain : Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Sumatera Barat. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bukittinggi, Johnni. Kepala Disdukcapil Kota Padang Panjang (hadir secara virtual). Kepala Disdukcapil Kota Payakumbuh, Wal Asri. Perwakilan Disdukcapil Kabupaten Lima Puluh Kota, Wiriannanta, dan Kepala Disdukcapil Kabupaten Tanah Datar, Agusril.
Launching dilakukan secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Barat, Nurudin, dan diikuti kepala Imigrasi Agam Budiman Hadiwasito beserta Jajaran.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas lahirnya inovasi ini. Menurutnya, Lamang Ganda merupakan terobosan baru yang memiliki potensi besar untuk diterapkan tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga di tingkat nasional.
Kehadiran perwakilan berbagai daerah ini sekaligus mencerminkan pentingnya koordinasi antara Imigrasi dan Disdukcapil dalam memberikan pelayanan yang terintegrasi kepada masyarakat.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Indolas Rafflesia. Dalam paparannya, ia menjelaskan fitur utama Lamang Ganda, manfaatnya bagi masyarakat dan instansi pelayanan, serta mekanisme penggunaan yang akan diterapkan baik di Kantor Imigrasi Agam maupun di masing-masing Disdukcapil.
Untuk memastikan pemanfaatan yang maksimal, disampaikan pula pentingnya penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kantor Imigrasi Agam dengan Disdukcapil di wilayah terkait. PKS ini diharapkan dapat memperjelas bentuk kolaborasi, serta hak dan kewajiban masing-masing pihak.
Secara keseluruhan, kegiatan Sosialisasi dan Launching Inovasi Layanan Imigrasi Agam untuk Anak Berkewarganegaraan Ganda (Lamang Ganda) disambut positif dari seluruh perwakilan yang hadir,
Seperti yang di sampaikan oleh kepala Disdukcapil Kota Bukittinggi, Johnni, memberikan sejumlah masukan konstruktif agar fungsi Lamang Ganda dapat bekerja lebih optimal dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Dengan diluncurkannya inovasi ini, diharapkan proses pelayanan keimigrasian bagi anak berkewarganegaraan ganda dapat menjadi lebih cepat, mudah, dan akurat, serta memperkuat kerja sama antara Imigrasi dan Disdukcapil di berbagai daerah, pungksanya.***
Pewarta : sutan mudo



Komentar0