Bukittinggi, MataJurnalist.com_Wali Kota Bukittinggi, H. M. Ramlan Nurmatias, membuka secara resmi rapat persiapan Barrier Drawing Pacu Kuda Bukittinggi-Agam Open Race 2025 yang akan digelar di Galanggang Pacuan Kuda Bukik Ambacang, Bukittinggi, Minggu (28/12/2025), mendatang.
Rapat persiapan tersebut dilaksanakan pada Rabu (24/12/2025) pagi di Aula Balai Kota Bukittinggi. Kegiatan ini dihadiri Ketua KONI Kota Bukittinggi Hendra Hendramin, Ketua Panitia Pelaksana Hamdan Hs, Kepala Dinas Pariwisata Rofie Hendria, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Bukittinggi beserta jajaran, unsur SKPD, awak media, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bukittinggi yang juga menjabat sebagai Ketua Pengcab PORDASI Kota Bukittinggi menegaskan bahwa pacu kuda merupakan agenda rutin yang dilaksanakan dua kali dalam setahun. Ia berharap seluruh panitia dapat bekerja maksimal agar pelaksanaan kegiatan berjalan sukses dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.
“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi masyarakat, khususnya para pedagang. Namun, di dalam arena pacuan harus steril dari aktivitas berjualan karena dapat mengganggu jalannya perlombaan, mengingat kuda-kuda yang berpacu berukuran besar,” ujar Ramlan saat diwawancarai awak media.
Pada saat itu, Ramlan juga menjelaskan bahwa beberapa titik di sekitar galanggang akan dipagari dan diatur sebagai area menonton agar penonton tetap aman dan nyaman tanpa mengganggu jalannya pacuan.
Ramlan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia pelaksana, pemilik kuda, pelatih, serta para joki yang telah berpartisipasi dalam mendukung terselenggaranya pacu kuda, khususnya di wilayah Bukittinggi dan Kabupaten Agam. Ia juga menyebutkan bahwa kegiatan ini didukung oleh anggaran APBD dari kedua daerah.
“Anggaran disiapkan oleh Pemerintah Kota Bukittinggi dan Pemerintah Kabupaten Agam. Beberapa kelas race kita gratiskan, seperti Kuda Bogy, Kelas Perdana, serta fasilitas kandang dan gudang. Ini sebagai upaya motivasi dan edukasi masyarakat agar tertarik memiliki dan mengikutsertakan kuda dalam pacu kuda,” jelasnya.
Pelaksanaan Pacu Kuda Bukittinggi-Agam Open Race 2025 ini dianggarkan sebesar Rp400 juta, dengan rincian Rp200 juta dari APBD Kota Bukittinggi dan Rp200 juta dari APBD Kabupaten Agam. Ajang ini akan memperlombakan 16 race dengan total hadiah Rp190 juta, termasuk hadiah utama untuk kelas Derby sebesar Rp40 juta.
Selain itu, panitia menegaskan bahwa area Galanggang Pacu Kuda Bukik Ambacang harus benar-benar steril dari aktivitas berjualan. Penempatan tamu VVIP akan difokuskan di Rumah Bulek, termasuk untuk para Niniak Mamak Kurai Limo Jorong Bukittinggi dan Nagari Gaduik, serta disiapkannya tim medis selama kegiatan berlangsung.
“Perlu ketegasan dan kedisiplinan dalam mengamankan serta mensterilkan lokasi Galanggang Pacu Kuda Bukik Ambacang,” tegas Ramlan.
Sementara itu, Seksi Hadiah Rizal Soedarta saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp190 juta, di luar trofi dan medali.***
Pewarta : sutan mudo


Komentar0