GUO9GpGoBSrpBUW9TSG0TUApTA==

Diduga Pertalite Oplosan Bercampur Air Beredar di Bukittinggi, Warga Keluhkan Kerusakan Kendaraan


Bukittinggi, MataJurnalist.com_ Dugaan peredaran bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite oplosan yang tercampur air mencuat di wilayah Kota Bukittinggi. Informasi ini mencuat setelah sejumlah warga mengeluhkan gangguan serius pada kendaraan mereka usai mengisi BBM di salah satu pengencer, Sabtu siang, (10/1/2026).

Sejumlah pengendara sepeda motor mengaku mesin kendaraan mereka mengalami gejala tidak normal, seperti tersendat, brebet, hingga mati mendadak tak lama setelah pengisian Pertalite. Kondisi tersebut memicu kecurigaan masyarakat terhadap kualitas BBM yang diduga tidak sesuai standar.

Salah seorang warga menuturkan, sepeda motor miliknya sulit dihidupkan dan mengeluarkan suara mesin yang tidak biasa setelah mengisi BBM di lokasi tersebut.

“Awalnya saya kira kerusakan mesin biasa, tapi setelah diperiksa di bengkel, mekaniknya bilang bensin tercampur air,” ungkapnya.

Kecurigaan warga semakin menguat setelah dilakukan uji sederhana dengan menampung BBM ke dalam wadah bening. Dari hasil pengamatan visual, terlihat adanya endapan air di bagian bawah wadah, yang mengindikasikan BBM tersebut tercampur cairan lain.

Tidak hanya dari pengguna kendaraan, sejumlah bengkel di sekitar lokasi juga mengaku menerima keluhan serupa dari pelanggan dalam beberapa hari terakhir. Kerusakan umumnya terjadi pada sistem pembakaran dan injeksi bahan bakar, yang diduga kuat disebabkan oleh penggunaan BBM berkualitas buruk.

Masyarakat berharap pihak berwenang segera turun tangan untuk melakukan pengecekan dan penelusuran menyeluruh. Jika terbukti adanya praktik pengoplosan atau kelalaian dalam penyimpanan BBM, hal tersebut dinilai sangat merugikan konsumen dan berpotensi melanggar hukum.

Selain berdampak pada kendaraan, dugaan peredaran BBM oplosan ini turut menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Warga khawatir kasus serupa kembali terulang dan meluas ke wilayah lain apabila tidak segera ditangani secara serius.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengencer yang diduga menjadi lokasi peredaran Pertalite bermasalah tersebut belum memberikan keterangan resmi. Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh penjelasan yang berimbang.

Masyarakat diimbau untuk lebih waspada saat membeli BBM, khususnya di luar SPBU resmi. Apabila menemukan kejanggalan pada kualitas BBM, warga diminta segera melaporkannya kepada pihak terkait agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Kasus dugaan Pertalite oplosan bercampur air ini diharapkan menjadi perhatian bersama, baik pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum, demi melindungi konsumen serta menjaga kualitas distribusi BBM di Kota Bukittinggi dan sekitarnya.***

Pewarta : sutan mudo 

Komentar0

Type above and press Enter to search.