GUO9GpGoBSrpBUW9TSG0TUApTA==

MAN 1 Bukittinggi Gelar FGD Sosialisasi KMA 1503 Tahun 2025, Perkuat Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta



Bukittinggi, MataJurnalist.com_Bukittinggi pada hari Selasa Sore (20/1/2026) adakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Sosialisasi Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1503 Tahun 2025 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum Terbaru untuk seluruh jenjang madrasah, kegiatan yang  diadakan di Aula Sekolah itu, dihadiri para guru MAN 1 Kota Bukittinggi.

Narasumber hari pertama di sampaikan oleh Kepala Madrasah Aliah Negeri (MAN) 1 Bukittinggi Zulfadhli Alfa,  mengatakan, kegitan akan berlangsung selama dua hari, Selasa hingga Rabu, 20–21 Juli 2026.

FGD ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman pendidik dan tenaga kependidikan terhadap arah kebijakan kurikulum madrasah terbaru, khususnya terkait Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Profil Madrasah (PM), ucapnya.

Kurikulum terbaru menekankan pada pembelajaran yang berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan, moderasi beragama, serta penguatan karakter peserta didik, katanya.

“Kurikulum Berbasis Cinta bukan sekadar konsep, tetapi pendekatan pembelajaran yang menanamkan nilai kasih sayang, toleransi, dan kepedulian sosial dalam setiap proses pendidikan di madrasah,” ujarnya lagi.

Kepala MAN 1 Bukittinggi, Alfa menjelaskan sejumlah regulasi yang menjadi dasar implementasi kurikulum, di antaranya:

Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Nomor 6077 Tahun 2025 tentang Kurikulum Berbasis Cinta, permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 sebagai perubahan atas Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024, kemudian KMA Nomor 1503 Tahun 2025 sebagai perubahan atas KMA Nomor 450 Tahun 2024.

Selain itu, peserta FGD juga dibekali pemahaman terkait Panduan Kurikulum Madrasah, Panduan Pembelajaran Madrasah, serta pelaksanaan kegiatan kurikuler yang selaras dengan kebijakan baru.

Melalui FGD ini, diharapkan seluruh guru MAN 1 Bukittinggi mampu mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) secara efektif dalam proses pembelajaran, sehingga madrasah tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjadi pusat pembentukan karakter dan akhlak mulia peserta didik, pungkasnya.

Pewarta : Sutan Mudo 

Komentar0

Type above and press Enter to search.