GUO9GpGoBSrpBUW9TSG0TUApTA==

TNI–Pemerintah Gelar Syukuran Rampungnya Enam Jembatan Darurat di Agam, Akses Warga Kembali Terhubung

Bukittinggi, MataJurnalist.com_Bersama TNI, pemerintah daerah menggelar syukuran atas rampungnya pembangunan jembatan darurat Bailey dan Armco pascabencana alam hidrometeorologi yang melanda Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Rabu (28/1/2026).

Pembangunan jembatan darurat ini merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan infrastruktur vital yang sempat terputus akibat bencana besar sepanjang tahun 2025. Terputusnya akses jalan dan jembatan sebelumnya berdampak signifikan terhadap mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta aktivitas pendidikan dan ekonomi masyarakat.

Acara syukuran tersebut dihadiri oleh unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat. Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol diwakili oleh Kasdam Kodam XX/TIB Brigjen TNI Heri Prakoso P. Wibowo, didampingi Asops Kasdam Kolonel Infanteri Medi Hariyo Wibowo, Aster Kasdam Kolonel Infanteri Irvan Yusri, Kasiintel Kasrem 032/Wbr Kolonel Arm Farid Hidayat, serta Kasilog Kasrem 032/Wbr Letkol Czi Bambang Irawan.

Turut hadir Dewan Pengarah I BNPB Brigjen Pol (Purn) Ary Laksmana Widjaja, Bupati Agam yang diwakili Sekda M. Lutfi, unsur Forkopimda, termasuk Dandim 0304/Agam Letkol Infanteri Slamet Dwi Santoso, Camat Tanjung Raya Hafidh, Wali Nagari Bayua Hadi Fajrin, serta para wali jorong dan pejabat setempat. Kehadiran lintas institusi ini mencerminkan kuatnya sinergi negara dalam merespons kebutuhan masyarakat terdampak bencana.

Pembangunan jembatan Bailey dan Armco dilaksanakan oleh Kodim 0304/Agam bersama Batalyon Zeni Konstruksi 12/KJ, Batalyon Teritorial Pembangunan 897/Singgalang, serta Batalyon Teritorial Pembangunan 896/SP. Secara keseluruhan, enam jembatan darurat berhasil diselesaikan, terdiri dari tiga jembatan Bailey dan tiga jembatan Armco yang tersebar di sejumlah titik terdampak, meliputi wilayah Matur, Candung, dan Tanjung Raya.

Kasdam XX/TIB Brigjen TNI Heri Prakoso P. Wibowo menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.

“Ini untuk menjawab apa yang disampaikan Presiden bahwa negara hadir untuk rakyat. Pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh unsur hadir bersama rakyat membangun kembali infrastruktur yang terdampak, agar masyarakat tidak merasa sendirian,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa selain pemulihan infrastruktur jalan dan jembatan, saat ini tengah dilakukan pendataan terhadap kerusakan fasilitas pendidikan guna mempercepat pemulihan sektor pendidikan di wilayah terdampak.

Menurutnya, kembalinya akses penghubung antarjorong dan antarnagari diharapkan mampu menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat yang sempat terhenti. Aktivitas pertanian, pendidikan, serta mobilitas warga perlahan mulai pulih seiring normalnya infrastruktur dasar.

“Dengan adanya jembatan ini, anak-anak bisa kembali bersekolah, petani bisa bangkit ekonominya, dan hubungan antarjorong serta antarnagari kembali tersambung. Lebih dari itu, yang terbangun juga jembatan hati di antara kita semua,” tambahnya.

Pembangunan jembatan Bailey dan Armco ini menjadi simbol pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Kabupaten Agam, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, TNI–Polri, dan masyarakat dalam menghadapi serta bangkit dari dampak bencana alam.

Pewarta: Sutan Mudo / Pendim 0304/Agam

Komentar0

Type above and press Enter to search.