Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Lembaga Pengarah, Dr. H. Defi Endri, M.M., M.Pd., didampingi Kepala SMK Kesehatan Genus Sumbar, Rina, S.Pd., M.M. Kedatangan rombongan disambut secara resmi oleh jajaran manajemen Hospital Cyberjaya yang dipimpin oleh Wakil Direktur (Manajemen), Tn. Syed Mohd Fariz bin Syed Mansor Al Idrus. Turut hadir menyambut rombongan, Pn. Norima bt Md Noor selaku Kepala Departemen Farmasi dan Matron Siti Fadzilah binti Sheikh Abdullah sebagai Kepala Manajemen Keperawatan.
Malaysia, MataJurnalist.com_Sebanyak 35 siswa bersama 6 guru pendamping dari SMK Kesehatan Genus Bukittinggi dan SMK Genus Sumbar, Indonesia, melaksanakan kunjungan edukatif ke Hospital Cyberjaya, Malaysia, pada 12 Juni 2026. Kegiatan merupakan bagian dari program peningkatan kompetensi, penguatan keterampilan vokasi, serta perluasan wawasan internasional di bidang pelayanan kesehatan bagi peserta didik.
Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Lembaga Pengarah, Dr. H. Defi Endri, M.M., M.Pd., didampingi Kepala SMK Kesehatan Genus Sumbar, Rina, S.Pd., M.M. Kedatangan rombongan disambut secara resmi oleh jajaran manajemen Hospital Cyberjaya yang dipimpin oleh Wakil Direktur (Manajemen), Tn. Syed Mohd Fariz bin Syed Mansor Al Idrus. Turut hadir menyambut rombongan, Pn. Norima bt Md Noor selaku Kepala Departemen Farmasi dan Matron Siti Fadzilah binti Sheikh Abdullah sebagai Kepala Manajemen Keperawatan.
Dalam sesi pembukaan, para peserta memperoleh pemaparan komprehensif mengenai sistem pengelolaan rumah sakit modern yang menitikberatkan pada mutu pelayanan, keselamatan pasien (patient safety), tata kelola klinis, serta pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung efektivitas layanan kesehatan. Hospital Cyberjaya, yang dikenal sebagai salah satu rumah sakit spesialis pemerintah terkemuka di Malaysia, memberikan kesempatan kepada para siswa untuk memahami secara langsung penerapan standar operasional pelayanan kesehatan di lingkungan kerja profesional.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke Wad 8A dan Wad 7A. Pada sesi ini, peserta mempelajari berbagai aspek pelayanan keperawatan, mulai dari manajemen bangsal, sistem dokumentasi pasien, penerapan standar keselamatan kerja, hingga koordinasi antarprofesi kesehatan dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada pasien.
Tidak hanya itu, rombongan juga mengunjungi Departemen Farmasi Hospital Cyberjaya yang mencakup unit farmasi rawat inap, farmasi rawat jalan, serta unit logistik dan distribusi obat. Melalui kunjungan tersebut, para siswa memperoleh wawasan mengenai sistem pengelolaan perbekalan farmasi, proses pelayanan resep, penyimpanan obat sesuai standar mutu, hingga mekanisme distribusi obat yang efektif dan terintegrasi dalam mendukung pelayanan rumah sakit.
Ketua rombongan, Dr. H. Defi Endri, M.M., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen sekolah dalam menyiapkan sumber daya manusia kesehatan yang unggul, profesional, dan mampu bersaing di tingkat global.
“Kami ingin memberikan pengalaman belajar yang nyata kepada peserta didik agar mereka tidak hanya memahami teori di ruang kelas, tetapi juga memperoleh gambaran langsung mengenai praktik pelayanan kesehatan bertaraf internasional. Pengalaman ini diharapkan menjadi motivasi bagi siswa untuk terus meningkatkan kompetensi, etos kerja, dan profesionalisme di bidang kesehatan,” ujarnya.
Menurutnya, pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) seperti ini menjadi salah satu strategi penting dalam pendidikan vokasi karena mampu menghubungkan teori dengan praktik nyata di lapangan. Selain memperluas wawasan akademik, kegiatan tersebut juga memberikan inspirasi bagi siswa dalam merencanakan karier di sektor kesehatan pada masa depan.
Sementara itu,Wakil Direktur Tn. Syed Mohd Fariz bin Syed Mansor Al Idrus Hospital Cyberjaya menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan oleh SMK Kesehatan Genus Bukittinggi dan SMK Genus Sumbar.
Mereka berharap hubungan kerja sama di bidang pendidikan kesehatan antara Indonesia dan Malaysia dapat terus ditingkatkan melalui berbagai program pertukaran pengetahuan, kunjungan akademik, serta kolaborasi pengembangan sumber daya manusia kesehatan.
Menurut pihak rumah sakit, pertukaran pengalaman dan praktik terbaik (best practices) antarnegara merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan tenaga kesehatan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, inovasi pelayanan medis, serta tantangan kesehatan global yang terus berkembang.
Program lawatan sambil belajar ini juga menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antarlembaga pendidikan dan institusi pelayanan kesehatan di kawasan Asia Tenggara. Melalui kegiatan tersebut, para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga membangun jejaring internasional, meningkatkan kemampuan komunikasi lintas budaya, serta menumbuhkan semangat kolaborasi global.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, SMK Kesehatan Genus Bukittinggi dan SMK Genus Sumbar kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan vokasi kesehatan yang berkualitas melalui pengalaman belajar berbasis praktik, penguatan kemitraan internasional, serta peningkatan kompetensi peserta didik menuju standar pelayanan kesehatan dunia.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi terwujudnya kerja sama yang lebih luas antara institusi pendidikan kesehatan Indonesia dan Malaysia dalam mencetak generasi tenaga kesehatan yang profesional, kompeten, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja di era globalisasi, pungkasnya.***
Pewarta : sutan mudo /rel





Komentar0