GUO9GpGoBSrpBUW9TSG0TUApTA==

BKMT Bukittinggi Resmikan Rumah Siap Huni untuk Korban Pasca Bencana di Silungkang Palembayan


Agam, MataJurnalist.com_Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Bukittinggi meresmikan satu unit rumah siap huni untuk keluarga Ipun di Silungkang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Jumat (1/5/2026).

Pembangunan rumah tersebut merupakan hasil kolaborasi antara BKMT Kota Bukittinggi dan Lembaga Amil Zakat Ashpen Bukittinggi sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana. Prosesi peresmian ditandai dengan penyerahan kunci rumah kepada pemilik rumah, disaksikan sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat setempat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BKMT Kota Bukittinggi Syamsul Bahri, beserta jajaran sekaligus sebagai Pembimbing Teknis Urusan Agama yang mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi. 

Direktur Utama Ashpen Zulfamiadi bersama tim, Camat Palembayan Endrisasman yang mewakili Bupati Agam, Wali Nagari Koto Tangah Silungkang Doni Candra, tokoh masyarakat Jefri, serta perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Agam melalui Kepala KUA Kecamatan Palembayan M. Irsyad. Masyarakat sekitar juga turut hadir menyaksikan momen tersebut.

Camat Palembayan Endrisasman dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BKMT Bukittinggi dan Ashpen atas kontribusi nyata dalam membantu warganya. Ia juga mengapresiasi para donatur yang telah menyalurkan bantuan kepada BKMT untuk menghadirkan hunian layak bagi masyarakat terdampak bencana, katanya.

Sambutan Dari Ketua BKMT Bukittinggi Ustadz Syamsul Bahri 

“Kami sangat berterima kasih kepada BKMT dan Ashpen serta para donatur. Ini bukan hanya membangun rumah, tetapi juga membangkitkan semangat masyarakat. Bantuan dari Wali Kota Bukittinggi juga sangat berarti bagi penerima, berupa kasur, kompor gas beserta tabung, dan perlengkapan lainnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, sejak masa tanggap darurat hingga saat ini, pemerintah terus berupaya mengayomi masyarakat. Namun, dampak bencana hidrologi masih dirasakan, terutama pada sektor pertanian yang belum sepenuhnya pulih, katanya.

Sementara itu, Ketua BKMT Bukittinggi Ustadz Syamsul Bahri menegaskan bahwa pembangunan rumah ini merupakan wujud nyata pengabdian BKMT kepada masyarakat.

“Kami tidak hanya mengaji di surau, tetapi juga turun langsung ke lapangan. Semoga langkah ini menjadi inspirasi bagi BKMT lainnya, baik di tingkat kota maupun provinsi, untuk ikut berkontribusi membantu masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa bantuan dari Wali Kota Bukittinggi berupa dua unit kasur, bedcover, serta kompor gas lengkap dengan tabung 3 kg turut disalurkan kepada penerima manfaat.

Direktur Utama Ashpen, Zulfamiadi, menjelaskan bahwa pihaknya berperan sebagai jembatan kebaikan antara donatur dan masyarakat yang membutuhkan.

“Ashpen merupakan salah satu lembaga resmi di Indonesia. Kami siap menyalurkan amanah para donatur. Saat ini sudah dua rumah siap huni yang berhasil kami bangun pascabencana 2025. Donatur memiliki dana, kami memiliki data, mari bersama membangun Agam dan Bukittinggi,” jelasnya.

Tokoh masyarakat setempat, Jefri, berharap bantuan yang diberikan menjadi amal jariyah bagi para donatur.

“Kami sangat berterima kasih. Semoga apa yang diberikan menjadi catatan amal di akhirat,” tuturnya.

Sementara itu, penerima bantuan, Zaipun Lamri bersama istrinya Pepi dan dua anak mereka, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterima. Mereka merupakan korban bencana galodo yang menghanyutkan rumah sebelumnya.

Dengan penuh haru, Pepi menceritakan detik-detik saat musibah terjadi.

“Waktu itu kami sedang sarapan pagi. Tiba-tiba datang galodo dan menghanyutkan rumah kami. Kami terbawa arus lumpur bersama reruntuhan. Alhamdulillah, kami semua selamat. Anak-anak sudah sehat, hanya saya yang masih menjalani pengobatan karena cedera di bagian punggung,” ungkapnya.

Kini, dengan adanya rumah baru yang layak huni, kami dapat memulai kehidupan baru dengan lebih baik. Pungkasnya.***

Komentar0

Type above and press Enter to search.