GUO9GpGoBSrpBUW9TSG0TUApTA==

Hujan Deras Picu Longsor di Sungai Landia, Dikabarkan Empat Rumah Tertimbun dan Tujuh Warga Terjebak

Agam, MataJurnalist.com_Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Agam pada Selasa malam (5/5/2026) memicu terjadinya bencana tanah longsor di Jorong Kampung Baruah, Nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto. Peristiwa tersebut terjadi di sekitar Mushola Al Mubarak dan dikabarkan empat unit rumah warga tertimbun material longsor.

Berdasarkan laporan awal dari masyarakat setempat, longsor terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut selama beberapa jam tanpa henti. Kondisi tanah yang labil serta berada di area perbukitan diduga kuat menjadi penyebab runtuhnya tebing di sekitar permukiman warga.

Material longsor berupa tanah dan bebatuan menimbun empat rumah warga yang berada di bawah lereng. Selain kerusakan bangunan, sebanyak tujuh orang penghuni rumah dilaporkan ikut tertimbun saat kejadian berlangsung.

Warga bersama aparat nagari bergerak cepat melakukan upaya evakuasi secara manual dengan peralatan seadanya. Hingga saat ini, proses pencarian dan penyelamatan masih terus berlangsung. Sementara itu, bantuan dari tim gabungan seperti BPBD, TNI, Polri, serta relawan mulai berdatangan ke lokasi untuk mempercepat proses evakuasi.

Salah seorang warga setempat menuturkan bahwa longsor terjadi secara tiba-tiba saat sebagian besar warga tengah berada di dalam rumah. “Hujan turun sejak sore tanpa henti. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh keras, lalu tanah langsung longsor menimpa rumah warga,” ungkapnya.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan longsor agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi. Warga juga diminta segera mengungsi ke tempat yang lebih aman apabila melihat tanda-tanda pergerakan tanah, seperti retakan di permukaan tanah atau suara gemuruh dari lereng.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait jumlah korban jiwa maupun kondisi pasti para korban yang tertimbun.***

Pewarta : Sutan Mudo 

Komentar0

Type above and press Enter to search.