Bukittinggi, MataJurnalist.com_Jurusan Kesehatan Gigi Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes RI Padang, yang berlokasi di Bukittinggi, melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam Program Kemitraan Masyarakat (PKM), Rabu (10/9/2025). Kegiatan berlansung di SD Negeri 12 Puhun Pintu Kabun, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi.
Tim pelaksana kegiatan terdiri dari dosen Jurusan Kesehatan Gigi, yakni Muhammad Faisal, Eka Sukanti, dan Dr. Dewi Susanti, juga didampingi lima orang mahasiswa, yaitu Yosiana Saraswati, Nabila Febria, Annisa Oktavia, Nabila Nanda Yoza, serta Mutia Azzahra Anastosya.
Ketua Tim, Muhammad Faisal, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebatas pemberian pengetahuan, tetapi juga keterampilan langsung melalui praktik, ucapnya saat di wawancarai awak media dilokasi.
Kegiatan ini juga dalam upaya peningkatan kebersihan Gigi anak Usia Sekolah melalui Edukasi dengan Media Poster yang juga telah di bagikan, ungkapnya.
“Kami tidak hanya memberikan teori tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi, tapi juga melakukan praktik sikat gigi bersama anak-anak SD. Selain itu, kami juga melakukan evaluasi, serta membangun wastafel sederhana di sekolah yang bisa digunakan siswa untuk menyikat gigi di sekolah,” ujar Faisal.
Menurutnya, program pengabdian masyarakat ini menjadi bentuk nyata kontribusi dosen dan mahasiswa Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Padang dalam mendukung kesehatan gigi anak usia sekolah, kata Faisal.
“Harapan kami, anak-anak di sini bisa lebih menjaga kesehatan giginya, sehingga terhindar dari berbagai masalah kesehatan mulut di kemudian hari,” tambahnya.
Semantara itu, Kepala Sekolah SDN 12 Puhun Pintu Kabun, Yulia Efnita, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai program ini sangat bermanfaat bagi siswanya.
“Kami sangat berterima kasih. Anak-anak bukan hanya mendapat edukasi pentingnya menjaga kebersihan gigi, tapi juga mendapat bantuan berupa fasilitas tempat gosok gigi (wastafel), poster edukasi, serta bimbingan langsung dari tim dosen dan mahasiswa. Anak-anak terlihat bersemangat mengikuti kegiatan ini,” ungkap Yulia.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, dan bisa dilakukan di sekolah yang lain, ujarnya.
“Dengan adanya penyuluhan dan praktik ini, anak-anak jadi tahu tata cara sikat gigi yang benar, serta memahami akibat jika tidak rajin menjaga kebersihan gigi. Tentunya ini sangat bermanfaat bagi kesehatan mereka,” pungkasnya.***
Pewarta : sutan mudo

Komentar0