GUO9GpGoBSrpBUW9TSG0TUApTA==

LDPM Gelar Rakor dan Upgrading P3H se-Sumbar, Targetkan Sumatera Barat Jadi Pusat Industri Halal Nasional

Foto Istimewa 

Bukittinggi, MataJurnalist.com_Pusat Kajian Halal (PKH) Lembaga Dakwah dan Pelajar Mahasiswa (LDPM) menggelar Rapat Koordinasi sekaligus Upgrading bagi Pengaman Produk Halal (P3H) se-Sumatera Barat. Kegiatan bertema “Bersama Kita Wujudkan Sumatera Barat Menjadi Pusat Industri Halal Nasional” ini dilaksanakan pada Rabu (1/10) di Hotel Campago, Kota Bukittinggi.

Kegiatan pembukaan turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Bukittinggi, Syaiful Efendi,perwakilan Kementerian Agama Kota Bukittinggi melalui Satgas Halal, Hj. Tri Andriani Djusair, Kepala Dinas UMKM Kota Bukittinggi, Mihandrik, Kepala Pusat Kajian Halal LDPM, Rio Priyadi, para peserta pendamping proses produk halal (P3H) se-Sumatera Barat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, perwakilan Kemenag Kota Bukittinggi, Hj. Tri Andriani Djusair, menegaskan bahwa Pendamping Proses Produk Halal (P3H) memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam akselerasi sertifikasi halal di lapangan. Khususnya bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMK/UMKM) yang seringkali mengalami kendala administratif maupun teknis dalam pengurusan sertifikat halal, keberadaan P3H menjadi solusi yang sangat dibutuhkan.

“Melalui P3H, kita memastikan bahwa edukasi dan asistensi kepada para pelaku usaha berjalan efektif, sehingga mereka tidak hanya mendapatkan sertifikat halal, tetapi juga memahami pentingnya jaminan halal dalam meningkatkan kepercayaan konsumen dan daya saing produk,” ujarnya.

Agenda ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antaranggota P3H dalam mendukung akselerasi program sertifikasi halal, sekaligus meningkatkan kapasitas dan profesionalisme petugas di lapangan, ucap Ketua LDPM Rio

Ketua PKH-LDPM Rio, menegaskan pentingnya menjaga integritas dan etika dalam menjalankan amanah sebagai pengawal produk halal di tengah masyarakat.

“Mari kita jaga nama baik lembaga, baik di internal maupun eksternal. Jalankan tugas dengan etika, tetap sopan dan santun ketika berada di tengah masyarakat. Tugas kita bukan hanya mengawasi, tetapi juga mengedukasi,” ujar Rio.

Ia juga menekankan bahwa Sumatera Barat memiliki potensi besar untuk menjadi role model dalam pengembangan industri halal nasional, melihat kuatnya kultur religius dan banyaknya pelaku UMKM di sektor kuliner dan produk konsumsi.

Kegiatan ini diharapkan menghasilkan rumusan kerja bersama serta memperkuat jaringan kolaborasi antara LDPM, P3H, pelaku usaha, dan pemerintah daerah demi mendorong Sumbar sebagai pusat industri halal terkemuka di Indonesia.***

Pewarta : sutan mudo 

Komentar0

Type above and press Enter to search.