GUO9GpGoBSrpBUW9TSG0TUApTA==

MTSN 2 Bukittinggi Siap Dinilai, Toreh Prestasi Akademik dan Nonakademik

Kepala MTSN 2 Bukittinggi Fakhri, S.Pd 

Bukittinggi MataJurnalist.com_Kepala MTsN 2 Bukittinggi, Fakhri, S.Pd., menyampaikan bahwa pada 15 Januari 2025 sekolah yang dipimpinnya telah siap melaksanakan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Tahun 2025. Penilaian tersebut dilakukan oleh tim dari Pemerintah Kota Bukittinggi yang terdiri dari Kasi Penmad serta tiga orang pengawas.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian penilaian berjalan dengan lancar,” ungkap Fakhri.

Kata Fakhri, tjuan PKKM adalah untuk menilai sejauh mana proses pembelajaran di madrasah telah berjalan sesuai dengan juklak dan juknis yang berlaku, termasuk kelengkapan administrasi sebagai penunjang terciptanya proses pembelajaran yang efektif dan berkualitas.

Selain itu, MTsN 2 Bukittinggi juga menjalankan program Kementerian Agama terkait ekoteologi, yakni menanamkan kecintaan terhadap alam kepada para siswa. Program ini diwujudkan melalui kegiatan menanam tanaman di lingkungan sekolah.

 “Kita mengajak siswa mencintai alam agar bumi menjadi indah dan udara semakin segar. Insyaallah dalam bulan ini hasilnya sudah mulai terlihat,” ujarnya.

Meski dari hasil penilaian sementara MTsN 2 Bukittinggi dinyatakan memenuhi kriteria, Fakhri menyebutkan bahwa hasil akhir resmi masih menunggu pengumuman dari tim penilai.

Pada tahun ini, pihak sekolah juga mempersiapkan siswa kelas IX untuk menghadapi Tes Kompetensi Akademik (TKA). Persiapan tersebut bertujuan untuk mengukur sejauh mana penguasaan siswa terhadap mata pelajaran sebagai bekal melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Tak hanya di bidang akademik, MTsN 2 Bukittinggi juga menorehkan prestasi nonakademik yang membanggakan. Pada awal Januari 2026, siswa MTsN 2 Bukittinggi berhasil meraih medali emas pada ajang pencak silat yang diselenggarakan oleh Satria Muda. Selain itu, siswa juga meraih medali emas dan perak dalam lomba akademik yang dilaksanakan secara daring.

“Kami akan terus memacu prestasi baik di bidang akademik maupun nonakademik. Talenta siswa harus kita wujudkan dan kembangkan,” tegasnya.

Melalui penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), pihak madrasah semakin memahami potensi dan bakat setiap siswa agar dapat dibina secara optimal. 

“Dengan KBC, kita benar-benar memahami talenta siswa yang harus kita wujudkan,” pungkas Fakhri.***

Pewarta : sutan mudo.

Komentar0

Type above and press Enter to search.