GUO9GpGoBSrpBUW9TSG0TUApTA==

Belanja Bareng Yatim dan Dhuafa, Hadirkan Senyum Penyintas Bencana di Agam

 

Foto Bersama 50 anak Yatim dan duafa dengan Kepala Human Initiative (HI) Cabang Regional Sumbagteng, Hendra Nofsosianto dengan Staf Ahli Bupati Agam  Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Taslim Dirumah dinas Bupati Belakang Balok Bukittinggi sebelum menuju lokasi belanja, Rabu (18/3/2026).

Bukittinggi, MataJurnalist.com_Kepala Human Initiative (HI) Cabang Regional Sumatera Bagian Tengah (Sumbagteng), Hendra Nofsosianto, menyampaikan bahwa wilayah kerjanya mencakup tiga cabang utama, yakni Padang dan sekitarnya, Bukittinggi dan sekitarnya, serta Pekanbaru, Riau.

Ia menjelaskan, program “Belanja Bareng Yatim dan Dhuafa” selama ini rutin dilaksanakan di wilayah Agam dan Bukittinggi. Namun, pada tahun ini kegiatan tersebut memiliki makna yang lebih spesial karena diperuntukkan bagi anak-anak yang terdampak bencana alam yang terjadi di Kabupaten Agam pada akhir tahun lalu.

“Biasanya kegiatan ini kita fokuskan untuk wilayah Agam dan Bukittinggi. Tapi tahun ini kita prioritaskan untuk anak-anak penyintas bencana di Kabupaten Agam,” ujar Hendra usai pembukaan kegiatan yang berlangsung di rumah dinas Bupati Agam, Rabu (18/3/2026).

Kepala Cabang Regional Sumbagteng, Hendra Nofsosianto, saat di wawancarai Awak media 

Sebanyak 50 anak yatim dan dhuafa mengikuti kegiatan ini. Mereka berasal dari sejumlah wilayah terdampak, yakni Sipinang (20 orang), Sungai Guntung (16 orang), Lambeh (11 orang), Kubang Putih (2 orang), serta Padang Lua (1 orang).

Program ini merupakan salah satu inisiatif Human Initiative yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak. Dalam kegiatan ini, para peserta diajak langsung berbelanja kebutuhan mereka sendiri.

“Belanja Bareng Yatim ini punya nilai lebih, karena anak-anak tidak hanya menerima bantuan, tapi juga diberi kesempatan memilih langsung apa yang mereka butuhkan. Mulai dari warna hingga model pakaian bisa disesuaikan dengan keinginan mereka. Ini juga berdampak positif secara psikologis,” jelas Hendra.

Setiap anak menerima santunan sebesar Rp500 ribu, dengan rincian Rp400 ribu digunakan untuk berbelanja pakaian di toko yang telah ditunjuk, sementara Rp100 ribu diberikan dalam bentuk paket bingkisan Lebaran Idulfitri 1447 H/2026 M.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Agam melalui Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Taslim, S.Pd., M.Pd., turut hadir dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Atas nama Pemkab Agam, kami mengucapkan terima kasih kepada Human Initiative serta para donatur, baik individu maupun komunitas. Kegiatan ini sangat berarti, apalagi di tengah kondisi masyarakat yang masih dalam masa pemulihan pascabencana dan menghadapi kebutuhan menjelang Lebaran,” ungkapnya.

Taslim juga memberikan motivasi kepada para peserta agar tetap semangat menjalani kehidupan dan tidak merasa rendah diri atas kondisi yang dihadapi.

“Keadaan bukanlah pilihan, tapi jangan sampai menjadi penghalang untuk meraih masa depan. Tetap semangat, rajin belajar, tingkatkan ibadah, dan jangan tinggalkan sholat. Doakan juga orang-orang yang telah membantu kalian hari ini,” pesannya.


Ia menambahkan, kepedulian dari berbagai pihak yang hadir dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa di balik setiap kesulitan selalu ada tangan-tangan kebaikan yang siap membantu.

Taslim berharap, ke depan anak-anak yang menerima manfaat hari ini dapat tumbuh menjadi pribadi yang sukses dan mampu berbagi kepada sesama.

“Semoga suatu saat nanti, ketika kalian sudah berhasil, kalian juga bisa membantu orang lain yang membutuhkan,” tutupnya.***

Pewarta : sutan mudo 

Komentar0

Type above and press Enter to search.