Foto Istimewa
Bukittinggi, MataJurnalist.com_Pemerintah Kota Bukittinggi menggelar seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kota Bukittinggi tahun 2026. Kegiatan secara resmi dibuka oleh Wali Kota Bukittinggi yang diwakili Sekretaris Daerah, Rismal Hadi, di GOR Bermawi, Senin (20/04/2026).
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, menegaskan bahwa menjadi anggota Paskibraka merupakan sebuah kehormatan besar bagi para pelajar. Ia menyampaikan, Bukittinggi memiliki peran istimewa dalam pengibaran bendera pusaka, sejajar dengan Jakarta dan Yogyakarta. Oleh karena itu, tidak semua pelajar mendapatkan kesempatan untuk mengikuti seleksi bergengsi ini, katanya.
“Menjadi Paskibraka bukan hanya tentang kemampuan baris-berbaris, tetapi juga tentang tanggung jawab, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan yang tinggi,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa proses seleksi saat ini semakin ketat dan komprehensif. Dalam tiga tahun terakhir, seleksi tidak hanya berfokus pada kemampuan fisik dan Peraturan Baris Berbaris (PBB), tetapi juga mencakup penilaian karakter kebangsaan, kemampuan akademik, serta aspek kepribadian lainnya.
Sekda turut berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan proses seleksi ini sebagai ajang pembentukan diri. “Calon Paskibraka harus mampu menjadi teladan, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumatera Barat, Mursalim, menyampaikan bahwa seleksi Paskibraka merupakan bagian dari program nasional dalam mencetak generasi muda yang berkarakter dan berjiwa nasionalisme tinggi. Menurutnya, Paskibraka diharapkan dapat menjadi role model dalam mewujudkan visi Indonesia Emas.
“Tahun ini, sistem seleksi juga mengalami perubahan. Tahapannya disusun menyerupai tes kedinasan, sehingga para peserta dapat lebih siap menghadapi sistem seleksi di masa depan,” jelasnya.
Di sisi lain, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bukittinggi, Nenta Oktavia, memaparkan bahwa tahapan seleksi diawali dengan sosialisasi pada 6 Maret 2026 yang diikuti oleh seluruh SMA/sederajat se-Kota Bukittinggi.
Proses pendaftaran dilakukan secara daring pada 1 hingga 14 April 2026. Dari total 332 akun pendaftar, sebanyak 258 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi, terdiri dari 110 putra dan 148 putri. Sementara itu, 74 akun tidak lolos karena tidak melengkapi persyaratan atau tidak menyelesaikan proses pendaftaran, termasuk 38 akun yang sama sekali tidak mengunggah berkas.
Seleksi ini diharapkan dapat menghasilkan calon Paskibraka terbaik yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki integritas, wawasan kebangsaan, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara, pungkasnya.***
Pewarta : sutan mudo


Komentar0