Bukittinggi, MataJurnalist.com_Kelompok Lansia Mengaji Assunnah Sarojo Bukittinggi menyerahkan secara simbolis satu ekor sapi qurban kepada lembaga amil zakat Ansharullah Peduli Negeri (Ashpen) Bukittinggi, Rabu (13/5/2026).
Penyerahan dilakukan langsung oleh Ketua Kelompok Lansia Mengaji, Hj Ermi, bersama para jamaah yang didampingi Penyuluh Agama, Ustaz Rusman Edi. Hewan qurban tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama Ashpen, Zulfamiadi, beserta tim di Kantor Ashpen, Jalan Panganak, Tabek Tuhua, Panganak, Bukittinggi.
Ketua Kelompok Lansia Mengaji, Hj Ermi, menyampaikan bahwa keputusan menyalurkan hewan qurban melalui Ashpen dilakukan setelah pihaknya mengetahui program distribusi qurban Ashpen yang menjangkau daerah pelosok dan terpencil.
“Sebelum kami menyalurkan hewan sapi qurban, kami mendapat informasi bahwa Ashpen selama ini menyalurkan qurban hingga ke daerah pelosok. Informasi itu disampaikan oleh pembimbing kami, Ustaz Rusman Edi, kepada seluruh jamaah,” ujarnya.
Menurut Hj Ermi, jamaah kemudian sepakat menyalurkan satu ekor hewan qurban melalui Ashpen karena menilai distribusi daging qurban di perkotaan sudah cukup, bahkan terkadang berlebih setiap tahunnya.
“Kalau di kota, daging qurban sudah banyak. Karena itu, kami sepakat agar satu ekor sapi qurban ini disalurkan ke daerah yang lebih membutuhkan,” tambahnya.
Hj Ermi, juga menjelaskan bahwa Kelompok Lansia Mengaji Sarojo telah berdiri selama 11 tahun. Awalnya kelompok tersebut hanya beranggotakan lima orang, namun kini berkembang menjadi 25 jamaah aktif.
“Kelompok ini dibentuk bukan hanya untuk belajar mengaji, tetapi juga memperbaiki bacaan Al-Qur’an bersama Ustaz Rusman Edi,” katanya.
Selama berdiri, jamaah telah melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan, di antaranya khatam Al-Qur’an sebanyak tiga kali, wisuda mengaji satu kali, serta umrah bersama satu kali.
Sementara itu, Penyuluh Agama Bukittinggi sekaligus pembina Kelompok Lansia Mengaji Sarojo, Ustaz Rusman Edi, berharap penyaluran qurban tersebut dapat menjadi motivasi bagi masyarakat lainnya.
“Semoga qurban yang disalurkan jamaah ini dapat menggugah hati jamaah lain untuk ikut menyalurkan hewan qurban melalui Ashpen, terutama untuk masyarakat di daerah terpencil yang masih jarang menerima qurban,” ujarnya.
Jamaah sangat antusias setelah mengetahui adanya daerah di Sumatera Barat yang masih minim pelaksanaan qurban.
“Dengan hati yang ikhlas, jamaah semangat menyalurkan hewan qurban pada Iduladha 2026 melalui Ashpen,” katanya.
Pembina Kelompok Lansia Mengaji Sarojo, Ustaz Rusman Edi
Direktur Utama Ashpen, Zulfamiadi, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Kelompok Lansia Mengaji Sarojo yang telah menyalurkan hewan qurban melalui Lembaga Ashpen.
“Ashpen hadir sebagai lembaga yang menjembatani zakat, wakaf, santunan yatim, hingga qurban. Kami juga memiliki program rumah literasi, podcast edukasi, bedah rumah yatim, serta kolaborasi pembangunan rumah bagi korban bencana alam,” jelasnya.
Terkait penyaluran qurban, ia menyebutkan bahwa pada tahun sebelumnya Ashpen pernah menyalurkan sapi qurban ke salah satu daerah terpencil di Sumatera Barat yang sangat jarang melaksanakan penyembelihan qurban.
“Bahkan menurut informasi masyarakat setempat, sejak Indonesia merdeka, daerah tersebut baru dua kali melaksanakan penyembelihan hewan qurban, di kampung tersebut lampu saja juga belum masuk," ungkapnya.
Zulfamiadi, berharap amanah dari jamaah Kelompok Lansia Mengaji Sarojo dapat tersalurkan dengan baik kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Semoga qurban ini dapat kami salurkan dengan sukses dan benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerimanya,” pungkas Zulfamiadi.***
Pewarta : sutan Mudo




Komentar0