GUO9GpGoBSrpBUW9TSG0TUApTA==

Rakornas FKK SMK Swasta Nasional Hasilkan 10 Rekomendasi Strategis untuk Kemajuan Pendidikan Swasta

Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKK) SMK Swasta Nasional yang digelar di Hotel Sahid Raya Yogyakarta, Rabu (24/6/2026). Dipimpin oleh H. Defi Endri, MM, M.Pd.


Yogyakarta, MataJurnalist.com_ Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKK) SMK Swasta Nasional yang digelar di Hotel Sahid Raya Yogyakarta, Rabu (24/6/2026), menghasilkan 10 rekomendasi strategis sebagai langkah memperkuat eksistensi dan meningkatkan kualitas pendidikan sekolah swasta di Indonesia.

Rakornas dipimpin oleh H. Defi Endri, MM, M.Pd., didampingi Ahmad Ali Subhan dan Muhammad Lukman Hakim. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan FKK SMK Swasta dari berbagai provinsi sebagai forum konsolidasi sekaligus penyusunan agenda perjuangan bagi sekolah swasta.

Dalam sidang pleno, peserta Rakornas menyepakati sejumlah rekomendasi penting. Pertama, memperkuat soliditas organisasi agar FKK SMK Swasta Nasional semakin kompak, aktif, dan memiliki daya juang yang lebih kuat dalam memperjuangkan kepentingan sekolah swasta.

Kedua, forum akan memperjuangkan agar guru-guru sekolah swasta memperoleh kesempatan yang lebih luas mengikuti berbagai pelatihan dan program peningkatan kompetensi. Ketiga, pemerintah didorong agar guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dapat ditugaskan di sekolah swasta sebagai Guru Diperbantukan (DPK).

Keempat, Rakornas mendesak Kementerian Pendidikan agar membatasi jumlah peserta didik dalam satu rombongan belajar (rombel) di sekolah negeri maksimal 32 siswa. Kebijakan tersebut dinilai dapat menciptakan pemerataan peserta didik sehingga sekolah swasta tetap memperoleh kesempatan menerima siswa baru.

Kelima, seluruh pengurus FKK SMK Swasta, mulai dari tingkat provinsi hingga pusat, diminta mengawal pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) agar berlangsung secara jujur, transparan, serta mencegah munculnya PPDB tahap kedua maupun ketiga di sekolah negeri yang dinilai dapat merugikan sekolah swasta.

Keenam, pengurus pusat diharapkan lebih aktif turun ke daerah untuk melakukan monitoring, pembinaan, serta memberikan motivasi kepada seluruh anggota FKK SMK Swasta.

Ketujuh, setiap kegiatan FKK SMK Swasta di masa mendatang diharapkan melibatkan pemerintah, DPR, Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS), serta berbagai mitra kerja lainnya agar sinergi dalam pengembangan pendidikan swasta semakin kuat.

Kedelapan, Rakornas mendorong pengurus untuk melakukan lobi kepada pemerintah dan DPR agar ke depan dibentuk Direktorat Jenderal Pendidikan Sekolah Swasta sebagai bentuk perhatian khusus terhadap pengembangan lembaga pendidikan swasta di Indonesia.

Kesembilan, Rakornas menetapkan lima kandidat calon Ketua Umum FKK SMK Swasta Nasional, yakni Asep Sudjana, H. Defi Endri, H. Ahmad Ali Subhan, H.M. Harpan, dan M. Lukman Hakim. Para kandidat dipilih berdasarkan sejumlah kriteria, yaitu diutamakan berasal dari jajaran pengurus pusat maupun daerah, memiliki komitmen 3M (mampu, mau, dan memiliki waktu), serta mempunyai kemampuan membangun komunikasi dengan Kementerian Pendidikan maupun para pemangku kepentingan.

Kesepuluh, proses pemilihan Ketua Umum akan dilaksanakan oleh panitia pemilihan di Jakarta, sedangkan pelantikan pengurus baru direncanakan berlangsung di Pulau Dewata, Bali.

Pada kesempatan tersebut, H. Defi Endri selaku pimpinan sidang, Krisyanto yang mewakili Ketua Umum, Eman sebagai Ketua Pelaksana, serta dr. Zainab selaku Bendahara Rakornas, mengajak seluruh peserta tetap optimistis dalam mengelola sekolah swasta. Mereka juga menekankan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis dengan yayasan penyelenggara pendidikan serta Dinas Pendidikan di masing-masing provinsi.

Usai pelaksanaan Rakornas, seluruh peserta melanjutkan kegiatan dengan studi tiru ke SMK Negeri 3 Yogyakarta guna mempelajari berbagai praktik baik dalam pengelolaan pendidikan vokasi yang diharapkan dapat diterapkan di sekolah masing-masing.***

Perwata: sutan mudo 


Komentar0

Type above and press Enter to search.