GUO9GpGoBSrpBUW9TSG0TUApTA==

Peserta Lomba Baca Puisi SMSI Bukittinggi Tampil Memukau, Perpustakaan Syafruddin Prawiranegara Bergema Semangat Kemerdekaan

Suasana Perpustakaan Umum Mr. Syafruddin Prawiranegara Kota Bukittinggi bergema oleh lantunan puisi dan tepuk tangan penonton, Sabtu (29/8/2026). 

Bukittinggi, MataJurnalist.com_Suasana Perpustakaan Umum Mr. Syafruddin Prawiranegara Kota Bukittinggi bergema oleh lantunan puisi dan tepuk tangan penonton, Sabtu (29/8/2026). Satu per satu peserta tampil dengan penuh percaya diri dalam Lomba Baca Puisi yang diselenggarakan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bukittinggi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebanyak 40 peserta dari tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) ambil bagian dalam perlombaan tersebut. Mereka terdiri dari 23 pelajar tingkat SD dan 17 pelajar tingkat SMP yang berasal dari Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam.

Berbagai penampilan menarik disuguhkan para peserta. Dengan penghayatan, intonasi dan ekspresi yang beragam, para pelajar membawakan puisi bertema perjuangan dan kemerdekaan. Tidak sedikit penampilan peserta yang mendapat sambutan meriah dan tepuk tangan dari para penonton yang hadir.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk menentukan siapa yang terbaik dalam membaca puisi, tetapi juga menjadi ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan kreativitas, keberanian serta kemampuan tampil di depan publik.

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, mengatakan lomba baca puisi yang digagas SMSI Bukittinggi memiliki nilai positif bagi generasi muda. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi sarana untuk mengenalkan sejarah dan nilai perjuangan kemerdekaan kepada anak-anak sejak usia sekolah.

“Untuk kegiatan hari ini, bukan hanya sebatas lomba, tapi kami yakin dan percaya bahwa SMSI dan panitia ingin menyuguhkan kepada anak-anak kita ini sejarah yang sangat baik berkenaan dengan Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81,” katanya.

Menurut Ibnu Asis, keterlibatan puluhan pelajar dalam lomba baca puisi menjadi salah satu cara untuk menanamkan nilai nasionalisme, kebangsaan dan patriotisme kepada generasi muda.

“Dari kegiatan ini diharapkan tumbuh dan berkembang rasa nasionalisme, rasa kebangsaan dan rasa patriotisme dalam jiwa anak-anak kami yang kami banggakan ini,” ujarnya.

Ibnu  berharap kegiatan-kegiatan yang memberikan ruang kreativitas kepada pelajar terus dilaksanakan. Melalui kegiatan seperti lomba baca puisi, generasi muda dapat mengenal kembali sejarah perjuangan bangsa sekaligus memahami arti penting kemerdekaan yang dirasakan saat ini.

Menurutnya, pembentukan karakter dan jiwa kebangsaan tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran di sekolah, tetapi juga dapat dibangun melalui berbagai kegiatan kreatif yang mampu menarik minat generasi muda.

Sementara itu, Ketua SMSI Kota Bukittinggi, Roni Novendra, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian SMSI terhadap pengembangan kreativitas dan potensi generasi muda.

Menurutnya, SMSI tidak hanya ingin dikenal sebagai organisasi yang menaungi perusahaan media siber, tetapi juga harus mampu hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, pendidikan dan pengembangan kreativitas.

“Kami ingin SMSI bukan hanya dikenal sebagai organisasi yang bergerak di bidang media, tetapi juga bisa hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat, khususnya dalam bidang pendidikan, kreativitas dan pengembangan generasi muda,” katanya.

Roni mengatakan, anak-anak dan pelajar membutuhkan ruang di luar kegiatan belajar formal untuk mengembangkan kemampuan dan potensi yang mereka miliki. Salah satunya melalui kegiatan seni seperti lomba baca puisi.

“Anak-anak kita tidak hanya membutuhkan pendidikan di dalam kelas. Mereka juga perlu ruang untuk tampil, berkreasi, berani berbicara dan berani berdiri di depan orang banyak,” ujarnya.

Ia mengaku bangga melihat antusiasme para peserta dalam mengikuti lomba tersebut. Hampir seluruh peserta mampu menampilkan kemampuan terbaiknya di hadapan dewan juri dan para penonton.

Penampilan para pelajar yang penuh penghayatan membuat suasana Perpustakaan Umum Mr. Syafruddin Prawiranegara Bukittinggi semakin hidup. Lantunan puisi perjuangan yang dibawakan para peserta seolah membawa kembali semangat para pejuang dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Melalui kegiatan tersebut, SMSI Bukittinggi berharap semangat perjuangan, nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air terus tumbuh di kalangan generasi muda. Selain menjadi wadah menyalurkan bakat, lomba baca puisi ini juga diharapkan mampu melahirkan generasi yang percaya diri, kreatif dan memiliki karakter kebangsaan yang kuat, pungkasnya. ***

Pewarta : Sutan mudo 

Komentar0

Type above and press Enter to search.