GUO9GpGoBSrpBUW9TSG0TUApTA==

Kemenkes Dan DPR RI "Ade Rezki Pratama"Gelar Germas di Bukittinggi

Bukittinggi MataJurnalist.com_Kementerian Kesehatan RI melalui Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan bersama Anggota DPR RI Komisi IX, Ade Rezki Pratama, menggelar kegiatan Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Aula Kodim 0304/Agam. Acara ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat, dengan jumlah peserta mencapai sekitar 600 orang.

Kegiatan sosialisasi Germas dan pemeriksaan kesehatan gratis ini menjadi momentum penting dalam memperkuat layanan kesehatan masyarakat di Bukittinggi. Selain memberikan edukasi, kegiatan ini juga menghadirkan langsung layanan deteksi dini penyakit sebagai wujud nyata komitmen pemerintah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Kegiatan dibuka dengan sambutan secara virtual melalui Zoom oleh Ketua Tim Kerja Penataan Sistem Rujukan Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan, Ratih Dwi Lestari, Selanjutnya, sambutan juga diberikan oleh Ade Rezki Pratama, serta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, yang diwakili oleh dr. Viona Liza, secara virtual. 

Acara turut dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi, Kodim 0304/Agam, Polresta Bukittinggi, Camat ABTB, serta berbagai unsur masyarakat.

Dalam sambutannya, Ratih Dwi Lestari menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Program Prioritas Presiden Republik Indonesia di bidang kesehatan, yang menekankan pemerataan dan penguatan layanan kesehatan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pada kesempatan itu Ratih Dwi Lestari memaparkan bahwa program tersebut mencakup Deteksi Dini Kesehatan Anak dan Remaja. Program ini bertujuan melakukan skrining menyeluruh terhadap kesehatan fisik, mental, status gizi, serta kesehatan gigi dan mulut, Harapannya, upaya ini membantu mendorong tumbuh kembang optimal sekaligus meningkatkan prestasi belajar anak.

Kemudian Ia juga sampikan, bahwa pemerintah ingin memastikan setiap ibu hamil mendapatkan pemantauan berkala untuk mencegah risiko komplikasi, menekan angka kesakitan, dan menurunkan angka kematian ibu. Pemeriksaan terintegrasi menjadi langkah penting dalam menjaga perjalanan kehamilan hingga persalinan yang aman.

Seterusnya Ia juga sampaikan bahwa pemerintah juga fokus pemeriksaan meliputi pemantauan tumbuh kembang, imunisasi lengkap, serta deteksi dini stunting dan penyakit lainnya. Program ini merupakan fondasi strategis dalam mewujudkan generasi sehat dan bebas masalah gizi.

Ratih berharap seluruh pemangku kepentingan dapat terus bersinergi sehingga sistem rujukan kesehatan di Indonesia semakin kuat, responsif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

Dalam sambutannya, Anggota DPR RI Komisi IX Ade Rezki Pratama terlebih dahulu menyampaikan belasungkawa kepada masyarakat Sumbar yang terdampak bencana banjir dan longsor yang terjadi beberapa waktu terakhir.

Meski menghadiri kegiatan melalui Zoom di tengah kesibukannya di pusat, Ade menegaskan pentingnya upaya pencegahan penyakit, terutama penyakit menular.

“Mari kita jaga kesehatan. Lebih baik mencegah daripada mengobati, sediakan payung sebelum hujan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah saat ini menyediakan cek kesehatan gratis sebagai bagian dari program nasional. Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan tersebut seoptimal mungkin.

Melalui Zoom, dr. Viona Liza, menyampaikan perkembangan layanan kesehatan di Sumatera Barat. Hingga kini, 73 rumah sakit di provinsi Sumbar telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, sehingga akses pelayanan semakin luas, katanya.

Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi yang diwakili drg. Sanora Yuder, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, memaparkan bahwa, Bukittinggi memiliki 24 kelurahan dan 3 kecamatan, terdapat 7 puskesmas, dan 6 di antaranya telah terakreditasi paripurna.

Kota ini memiliki 17 klinik dengan pelayanan yang dinilai baik, dan terdapat 2 unit donor darah aktif, yaitu PMI Bukittinggi dan RSAM di bawah Pemprov Sumbar, Capaian pelayanan kesehatan kota telah mencapai 79 persen, ucapnya.

Kemudian di Bukittinggi Klinik Utama Gigi  sedang dalam proses kerja sama dengan BPJS, sehingga nantinya puskesmas dapat merujuk pasien gigi ke klinik tersebut. Untuk layanan mata, Eye Center telah resmi bekerja sama dengan BPJS sehingga dapat melayani rujukan peserta JKN-KIS, pungkasnya.***

Pewarta : sutan mudo 

Komentar0

Type above and press Enter to search.