GUO9GpGoBSrpBUW9TSG0TUApTA==

Perkuat Internal, SMSI Bukittinggi Fokus Tata Kelola dan Rekrutmen Anggota


Bukittinggi, MataJurnalist.com_Dalam upaya memperkuat internal organisasi, tata kelola, serta proses rekrutmen anggota, seluruh keputusan harus berdasarkan kesepakatan bersama. Hal tersebut disampaikan Ketua SMSI Bukittinggi, Roni Novendra, saat rapat internal organisasi pada Kamis (9/4/2026) di sekretariat yang berlokasi di Jalan Havid Jalil, Tanah Jua, Bukittinggi.

Kegiatan dihadiri oleh Sekretaris Linda Sari, Asisten Sekretaris Dona, Bendahara Elly Syafni, Penasehat Atiak, serta sejumlah anggota lainnya, di antaranya Vany Rian Putra (Basa), Yulianti Novita Sari, dan Edwandi (Uncu).

Rapat tersebut berfokus pada penguatan soliditas organisasi, pembahasan mekanisme keanggotaan, serta persiapan pelantikan pengurus yang direncanakan akan dilaksanakan dalam waktu dekat

Salah seorang dari Penasehat, Atiak, sampaikan pentingnya menjaga kekompakan dan kedisiplinan dalam berorganisasi. Ia mengingatkan bahwa seluruh anggota harus mematuhi aturan yang berlaku, termasuk terkait mekanisme keluar-masuk anggota dan kepemilikan Kartu Tanda Anggota (KTA).

“Yang terpenting adalah tetap kompak agar organisasi berjalan lancar. Semua harus sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Ketua SMSI Kota Bukittinggi, Roni Novendra, sampaikan, bahwa proses seleksi anggota harus mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dari pusat, dengan tetap mempertimbangkan kearifan lokal serta kesepakatan bersama. Menurutnya, hal ini penting untuk menjaga kualitas dan soliditas organisasi.

“Penambahan anggota harus melalui persetujuan bersama. Untuk sementara, lebih baik sedikit tetapi solid dan memiliki komitmen dalam mengembangkan organisasi,” tegasnya.

Roni juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota atas kolaborasi yang telah terjalin. Dalam waktu yang relatif singkat sejak terbentuk, SMSI Bukittinggi telah menunjukkan berbagai aktivitas positif, seperti partisipasi dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Banten satu bulan yang lalu, selama lima hari dengan mengutus satu perwakilan.

Selain itu, pada bulan Ramadan kemaren, SMSI Bukittinggi juga melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian takjil sebanyak dua kali dengan total sekitar 600 paket takjil, kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa SMSI ada di Bukittinggi.

“Kedepan, masih banyak agenda yang akan kita jalankan. Mari kita dukung bersama, mengingat kita memiliki latar belakang yang beragam yang dapat menjadi kekuatan untuk meningkatkan kualitas SDM, baik di dalam maupun di luar organisasi,” tambahnya.

Sebelumnya, dalam forum rapat terdahulu, Jontra juga pernah menegaskan bahwa SMSI merupakan organisasi pemilik media, bukan organisasi profesi. Oleh karena itu, organisasi ini terbuka bagi siapa saja yang memiliki media dan ingin bergabung, katanya saat itu.

Sementara itu, Edwandi (Uncu) menyarankan agar struktur keanggotaan yang ada saat ini diperkuat terlebih dahulu sebelum melakukan penambahan anggota baru. Ia juga mengusulkan agar proses rekrutmen ditunda hingga pelantikan resmi dilaksanakan.

Pendapat serupa disampaikan Vany Rian Putra (Basa) yang menekankan pentingnya merangkul sesama jurnalis, namun tetap berpedoman pada AD/ART organisasi. Ia menilai penambahan anggota sebaiknya dilakukan setelah pelantikan guna menjaga stabilitas internal.

Sekretaris SMSI Kota Bukittinggi, Linda Sari, menjelaskan bahwa seluruh proses organisasi akan mengacu pada AD/ART terbaru serta prosedur yang telah ditetapkan oleh pusat. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan internal organisasi sebagai bagian dari komitmen bersama.

“Semua harus berjalan sesuai prosedur. Penambahan anggota baru akan mengikuti aturan yang ada, dan komitmen menjaga hal-hal internal organisasi sangat penting. Ini juga merupakan arahan dari pusat,” jelasnya.

Linda menambahkan, pelantikan pengurus SMSI Kota Bukittinggi direncanakan akan dilaksanakan pada akhir April atau awal Mei 2026.

Di sisi lain, Bendahara Elly Syafni memberikan masukan terkait tata kelola organisasi, khususnya dalam aspek administrasi dan keuangan. Ia juga sampaikan, pentingnya menghindari tumpang tindih keanggotaan serta memastikan kejelasan status setiap anggota.

“Perlu dipastikan tidak ada tumpang tindih. Anggota yang sudah bergabung harus fokus dan jelas dalam satu organisasi,” ujarnya.

Elly juga menyampaikan bahwa sejak berdirinya SMSI Bukittinggi, seluruh administrasi keuangan, termasuk pembiayaan keberangkatan perwakilan anggota dalam kegiatan HPN, telah dicatat dan dirinci dengan baik sebagai bentuk transparansi organisasi, pungkasnya.***

Pewarta : sutan mudo 

Komentar0

Type above and press Enter to search.