GUO9GpGoBSrpBUW9TSG0TUApTA==

KUR Bunga Nol Rupiah, Bank Nagari Ajak Masyarakat Tinggalkan Rentenir


Pimpinan Cabang Bank Nagari Bukittinggi Henry Suhairi.


Bukittinggi, MataJurnalist.com_Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang digalakkan pemerintah terus menjadi perhatian utama Bank Nagari dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). 

Pimpinan Cabang Bank Nagari Bukittinggi Henry Suhairi pada Selasa (19/5/2026) menyampaikan kepada awak media, bahwa sektor UMKM menjadi tulang punggung perekonomian yang mampu bertahan di tengah berbagai kondisi ekonomi.

“Yang bisa bertahan saat ini adalah UMKM, bukan hanya pengusaha besar. Karena itu Bank Nagari sangat fokus mendukung pelaku UMKM melalui program KUR, kita mengajak masyarakat tinggalkan rentenir” ujarnya.

Pada saat itu, Kepala Cabang Bank Nagari menjelaskan, untuk wilayah Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, program KUR pada tahun 2026 mendapatkan kebijakan khusus berupa bunga 0 rupiah hingga akhir Desember 2026. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengembangkan usaha tanpa terbebani bunga pinjaman.

“Selama usaha jelas dan memenuhi syarat, masyarakat bisa mengajukan KUR dengan bunga 0 rupiah sampai akhir tahun 2026,” katanya.

Menurutnya, sebelum proses pinjaman berjalan, pihak bank terlebih dahulu memasukkan data calon nasabah ke dalam aplikasi pemerintah, yakni E-SIKAPE. Setelah mendapatkan persetujuan dari sistem tersebut, barulah proses pinjaman dapat dilanjutkan.

“Kami mengikuti prosedur program pemerintah. Data calon nasabah dimasukkan dulu ke E-SIKAPE, jika dinyatakan layak dan disetujui, baru proses pinjaman berjalan,” jelasnya.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi dalam melawan praktik rentenir yang selama ini memberatkan masyarakat. Dengan bunga ringan bahkan 0 persen, masyarakat diharapkan lebih memilih pinjaman resmi melalui perbankan.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak lagi bergantung kepada rentenir. Silakan datang ke Bank Nagari, sampaikan jenis usahanya, nanti kami sesuaikan dengan kemampuan pembayaran dan kelayakan usaha,” tambahnya.

Pinjaman KUR yang tersedia mulai dari Rp10 juta hingga maksimal Rp500 juta, tergantung kemampuan dan kebutuhan usaha nasabah. Proses pengajuan akan lebih lancar apabila calon peminjam memiliki riwayat keuangan yang baik dan bebas dari persoalan kredit bermasalah.

Selain itu, pimpinan Bank Nagari Bukittinggi juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan Bank Nagari.

“Jika ada yang menelepon mengatasnamakan Bank Nagari dan meminta data pribadi, itu bukan petugas kami. Pihak bank tidak pernah meminta data nasabah melalui telepon, karena seluruh data nasabah sudah kami miliki,” tegasnya.

Henry Suhairi selaku pimpinan Cabang Bank Nagari Bukittinggi, mengimbau masyarakat untuk tidak mudah memberikan informasi pribadi kepada pihak yang tidak dikenal demi menghindari tindak penipuan, pungkasnya.***

Pewarta : sutan mudo 



Komentar0

Type above and press Enter to search.