Bukittinggi, MataJurnalist.com_Mushalla Haji Burhan Birugo, Kota Bukittinggi, pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Rabu (27/5/2026), melaksanakan penyembelihan hewan qurban sebanyak 11 ekor sapi dan 2 ekor kambing.
Ketua Panitia Qurban, Ustadz Taufik, menyampaikan bahwa pelaksanaan penyembelihan hewan qurban tahun ini berjalan lancar, aman, serta penuh semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat setempat.
“Alhamdulillah, tahun ini kita berhasil menyembelih 11 ekor sapi dan 2 ekor kambing untuk qurban. Selain itu, ada juga 1 ekor kambing aqiqah yang disembelih dan dimasak untuk dinikmati bersama masyarakat serta panitia pelaksana qurban,” ujar Ustadz Taufik saat ditemui di lokasi kegiatan.
Usatdz Taufik selaku ketua Pelaksana yang juga sebagai Anggota DPRD kota Bukittinggi, menjelaskan, selama proses penyembelihan berlangsung sempat terjadi sedikit ketegangan ketika salah satu hewan qurban mengamuk. Namun, situasi tetap dapat dikendalikan dengan baik oleh panitia.
“Memang sempat ada satu ekor hewan qurban yang sedikit mengamuk, tetapi kondisi tetap aman dan terkendali. Tidak sampai menimbulkan kerusakan,” tambahnya.
Menurutnya, antusiasme masyarakat dalam kegiatan qurban tahun ini sangat tinggi. Warga terlihat saling membantu dan bahu-membahu sejak proses penyembelihan hingga pendistribusian daging qurban.
Ustadz Taufik juga menjelaskan bahwa penyembelihan hewan qurban di Mushalla Haji Burhan rutin dilaksanakan setiap tahun. Untuk tahun ini, penyembelihan dilakukan pada hari pertama Idul Adha karena tidak bertepatan dengan hari Jumat.
“Kalau Idul Adha jatuh pada hari Jumat, biasanya penyembelihan dilakukan pada hari kedua,” jelasnya.
Selain itu, ia menegaskan bahwa seluruh hewan qurban yang disembelih telah melalui pemeriksaan kesehatan dari Dinas Pertanian dan Pangan serta dinyatakan layak dan aman untuk dikonsumsi masyarakat.
“Pemeriksaan kesehatan hewan ini penting untuk menjamin keamanan dan kesehatan masyarakat penerima daging qurban,” katanya.
Dalam proses pendistribusian daging qurban, panitia memprioritaskan warga sekitar mushalla dan penerima kupon yang sebelumnya telah dibagikan oleh peserta qurban. Meski demikian, masyarakat yang datang tanpa kupon juga tetap mendapatkan bagian dari kelebihan daging yang telah dipersiapkan panitia.
“Dengan pelaksanaan qurban ini, kami berharap manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Ustadz Taufik.
Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan bahwa Wali Kota Bukittinggi turut menjadi peserta qurban di Mushalla Haji Burhan tahun ini.
Kerja sama yang kuat Masyarakat dalam proses Penyemblihan.
Di akhir kegiatan, Ustadz Taufik menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta qurban yang telah mempercayakan hewan qurbannya kepada panitia Mushalla Haji Burhan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para pemuda, remaja, dan masyarakat sekitar yang telah membantu sejak pagi hingga sore hari sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan sukses.
Usai seluruh rangkaian kegiatan penyembelihan dan pendistribusian daging qurban kepada masyarakat selesai dilaksanakan, panitia bersama petugas juga melakukan pembersihan area sekitar mushalla. Halaman Mushalla Haji Burhan disiram menggunakan air dari armada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bukittinggi guna membersihkan sisa-sisa aktivitas penyembelihan hewan qurban.
Usai Shalat Isya, Damkar, bersihkan pekarangan Mushalla.Ustadz Taufik mengatakan, kerja sama antara panitia, masyarakat, dan petugas Damkar menjadi bagian penting dalam menjaga kebersihan lingkungan pasca penyembelihan hewan qurban.
“Alhamdulillah, setelah seluruh daging qurban disalurkan kepada masyarakat, area mushalla langsung dibersihkan bersama-sama. Kami juga dibantu oleh Dinas Damkar Bukittinggi untuk menyiram halaman mushalla sehingga lingkungan kembali bersih dan nyaman,” ujarnya.
Semoga seluruh amal ibadah qurban ini diterima Allah SWT dan semakin memperkuat keimanan serta kebersamaan kita semua,” pungkasnya.***
Pewarta : sutan mudo





Komentar0