Kepala Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi, Albertiusman,S.Si, M.Si
Bukittinggi MataJurnalist.com_ Jam Gadang akan memasuki usia satu abad atau 100 tahun pada Juni 2026. Untuk menyambut momentum bersejarah tersebut, Pemerintah Kota Bukittinggi menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan berskala nasional dan internasional.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi, Albertiusman, sampaikan kepada awak media pada Rabu (20/5/2026), sejumlah agenda telah dipersiapkan mulai dari seminar, malam budaya, hingga festival kuliner gratis bagi masyarakat dan wisatawan.
“Karena sebagian kegiatan ini leading sectornya berada di Dinas Pendidikan, maka informasi terkait pelaksanaan kegiatan dapat dikonfirmasi langsung ke Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan akan diawali dengan seminar nasional yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi pada 18 Juni 2026 dengan tema “Bukittinggi Kota Perjuangan”.
Selanjutnya, seminar internasional bertajuk “Persahabatan Indonesia dengan Belanda: Bukittinggi-Amsterdam” akan dilaksanakan pada 20 Juni 2026 di Convention Hall Balai Sidang Hatta. Seminar tersebut direncanakan menghadirkan narasumber dari Menteri Kebudayaan, perwakilan Kementerian Pariwisata, serta dukungan diplomatik dari Kementerian Luar Negeri melalui Direktorat Jenderal Amerika dan Eropa. Selain itu, Duta Besar Belanda untuk Indonesia juga dijadwalkan turut hadir dalam rangka mempererat hubungan budaya dan sejarah kedua negara.
Pada malam harinya, kawasan pedestrian Jam Gadang akan menjadi pusat pelaksanaan “Jam Gadang Cultural Night” atau malam budaya. Kegiatan tersebut akan dimeriahkan dengan pertunjukan tari kolosal, video mapping, serta penayangan video perjalanan sejarah Bukittinggi dalam tiga zaman, yakni masa Belanda, Jepang, dan kemerdekaan Indonesia.
Dua penampilan spesial juga akan ditampilkan pada malam budaya tersebut, masing-masing dari Balai Pelestarian Kebudayaan Batusangkar di bawah Kementerian Kebudayaan dan pertunjukan dari Kementerian Pariwisata.
Puncak kegiatan akan berlangsung pada 21 Juni 2026 pagi melalui festival kuliner rakyat di kawasan pedestrian Jam Gadang. Dalam kegiatan ini, masyarakat dan pengunjung akan disediakan 20 ribu porsi sarapan gratis.
Pengunjung dipersilakan memilih berbagai menu sarapan khas yang tersedia di lokasi. Namun, makanan tidak diperbolehkan untuk dibawa pulang dan hanya dapat dinikmati di area kegiatan. Sarapan gratis akan dimulai pukul 07.00 WIB hingga seluruh porsi habis.
Program sarapan gratis tersebut didukung oleh Bank Nagari dan Semen Padang sebagai sponsor utama kegiatan.
Pemerintah Kota Bukittinggi berharap rangkaian perayaan satu abad Jam Gadang ini tidak hanya menjadi momentum mengenang sejarah, tetapi juga mendorong promosi pariwisata, budaya, serta memperkuat hubungan internasional melalui diplomasi budaya, pungkasnya.***
Pewarta : sutan mudo


Komentar0