Bukittinggi MataJurnalist.com_Kota Bukittinggi berencana melakukan pemagaran kawasan Pasar Banto dalam minggu ini. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, usai kegiatan jumpa pers dalam rangka menyambut satu abad Jam Gadang di Rumah Dinas Wali Kota, Belakang Balok, Bukittinggi, Selasa (26/5/2026) sore.
Menurut Ramlan, Pemko Bukittinggi telah mengirim sejumlah staf untuk melakukan pertemuan dengan pihak PT Citicon terkait penyelesaian persoalan Pasar Banto.
“Dalam minggu ini Pasar Banto akan kita pagar. Kita juga telah mengirim beberapa staf untuk menemui pihak PT Citicon,” ujar Ramlan kepada awak media.
Langkah pemagaran dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk menguasai kembali aset yang menjadi milik negara sebelum nantinya dimanfaatkan kembali secara optimal, katanya.
“Kalau kita manfaatkan berarti persoalan hutang lama bisa selesai, karena kita kuasai dulu barang milik negara. Kita juga sedang menyelesaikan persoalan dengan pihak Citicon, karena ada sekitar Rp7 miliar yang sudah diselesaikan,” jelasnya.
Pemerintah harus mengambil langkah tegas agar aset tersebut tidak terbengkalai dan menimbulkan anggapan bahwa pemerintah telah menikmati hasil pembangunan tanpa kejelasan status pengelolaannya.
“Pemerintah harus berupaya untuk itu. Jadi aset ini harus dikuasai. Jika tidak kita kuasai dan tidak dipagar, nanti seakan-akan pemerintah sudah menikmati apa yang dibangun,” katanya.
Selain pemagaran, Pemko Bukittinggi juga mulai melakukan penataan terhadap para pedagang yang selama ini beraktivitas di kawasan Pasar Banto. Para pedagang kios sebagian besar telah diarahkan pindah ke Pasar Atas, sementara pedagang jasa jahit dipindahkan ke Pasar Putih.
“Kita gratiskan selama enam bulan bagi pedagang baru yang berjualan di Pasar Atas. Untuk tukang jahit juga sudah dipindahkan ke Pasar Putih,” ungkap Ramlan.
Sementara itu, pedagang sayur dianjurkan untuk menempati Pasar Bawah karena masih banyak kios dan lapak yang kosong di kawasan tersebut.
Dengan langkah penataan ini, Pemerintah Kota Bukittinggi berharap aktivitas perdagangan dapat berjalan lebih tertib dan pemanfaatan aset daerah bisa dilakukan secara maksimal, pumgkasnya.***
Pewarta : sutan mudo


Komentar0