Komandan Kodim 0304/Agam, Letkol Inf. Slamet Dwi Santoso, saat di wawancarai awak media
Bukittinggi, MataJurnalist.com_Di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu dalam beberapa waktu terakhir, Kodim 0304/Agam terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam, di samping tetap menjalankan program ketahanan pangan.
Hal tersebut disampaikan Komandan Kodim 0304/Agam, Letkol Inf. Slamet Dwi Santoso, saat menerima silaturahmi sejumlah perwakilan organisasi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bukittinggi, Senin (18/5/2026) sore.
Menurut Dandim, kesiapsiagaan bencana menjadi perhatian utama mengingat tingginya potensi banjir dan longsor akibat curah hujan yang cukup tinggi di sejumlah wilayah Kabupaten Agam dan sekitarnya.
“Kita tetap siaga menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam, terutama banjir dan longsor, di tengah cuaca yang sulit diprediksi saat ini. Namun di sisi lain, program ketahanan pangan juga terus berjalan,” ujarnya.
Selain itu, Dandim juga menyampaikan perkembangan pembangunan jembatan gantung di wilayah Sipinang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Hingga saat ini, progres pengerjaan jembatan tersebut telah mencapai sekitar 36 persen.
Sementara itu, pembangunan jembatan gantung di Lubuk Basung disebut telah selesai dikerjakan. Ke depan, pihaknya juga membuka kemungkinan adanya titik-titik baru untuk pembangunan infrastruktur serupa guna menunjang akses masyarakat di daerah terpencil.
Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.
“Kami mengimbau masyarakat yang berada di titik-titik rawan banjir dan longsor agar selalu waspada ketika hujan lebat turun, demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.***
Pewarta : sutan mudo


Komentar0