Tiga anggota DPRD Kota Bukittinggi, yakni Ketua DPRD H. Syaiful Efendi, Lc., M.A., Wakil Ketua II DPRD Beny Yusrial, S.IP., serta Anggota DPRD M. Taufik, S.Ag., M.M. Tuanku Mudo lakukan reses bersamaan pada Rabu (5/8/2026)
Bukittinggi MataJurnalist.com_Berbagai aspirasi masyarakat mengemuka dalam kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun 2025/2026 Anggota DPRD Kota Bukittinggi Daerah Pemilihan (Dapil) Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB) yang digelar di halaman Kantor Camat Aur Birugo Tigo Baleh, Kota Bukittinggi, Rabu (5/8/2026).
Kegiatan reses tersebut dihadiri tiga anggota DPRD Kota Bukittinggi, yakni Ketua DPRD H. Syaiful Efendi, Lc., M.A., Wakil Ketua II DPRD Beny Yusrial, S.IP., serta Anggota DPRD M. Taufik, S.Ag., M.M. Tuanku Mudo.
Acara dibuka oleh Camat Aur Birugo Tigo Baleh dan dihadiri unsur ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, Bundo Kanduang, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), para Ketua RT/RW, serta ratusan masyarakat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai usulan dan persoalan di lingkungan mereka.
Dalam dialog bersama para wakil rakyat, masyarakat mengemukakan sejumlah kebutuhan pembangunan yang dinilai mendesak. Di antaranya penyelesaian persoalan pertanahan, perbaikan jaringan irigasi, pembangunan dan normalisasi drainase, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, hingga berbagai kebutuhan pembangunan infrastruktur lingkungan.
Wakil Ketua II DPRD Kota Bukittinggi, Beny Yusrial, menegaskan seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan diinventarisasi dan diperjuangkan melalui mekanisme yang berlaku di DPRD sesuai dengan kewenangan dan skala prioritas pembangunan daerah.
"Setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat menjadi perhatian kami. Seluruh usulan akan kami tampung dan kami perjuangkan agar dapat ditindaklanjuti bersama Pemerintah Kota Bukittinggi sesuai dengan aturan dan kemampuan anggaran yang tersedia," ujar Beny Yusrial.
Benni, mengajak masyarakat untuk terus menjalin komunikasi dengan para wakil rakyat agar berbagai kebutuhan pembangunan dapat diketahui sejak dini dan diperjuangkan secara berkelanjutan. Menurutnya, reses merupakan sarana penting bagi anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sekaligus memastikan program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan warga.
Beny menjelaskan, pelaksanaan reses dapat dilakukan secara perorangan maupun kelompok. Untuk reses kali ini, tiga anggota DPRD sepakat melaksanakannya secara bersama, sementara dua anggota DPRD lainnya melaksanakan reses di wilayah kelurahan masing-masing.
"Reses bisa diagendakan secara perorangan maupun kelompok. Hari ini kami bertiga sepakat melaksanakan reses bersama agar seluruh elemen masyarakat dapat hadir. Dengan pola ini, aspirasi dari delapan kelurahan di Kecamatan ABTB bisa kami tampung secara menyeluruh," katanya.
Wakil Ketua DPRD Bukitinggi Benny YusrialMenurut Beny, salah satu persoalan yang paling banyak disampaikan masyarakat adalah terkait perubahan desil Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang berpengaruh terhadap penerima bantuan sosial.
"Yang paling banyak mencuat tadi adalah permintaan perubahan desil. Persoalan ini bukan hanya terjadi di Bukittinggi, tetapi juga hampir di seluruh kabupaten dan kota. Mudah-mudahan usulan yang disampaikan masyarakat dapat menjadi perhatian sehingga perubahan desil ini bisa diperbaiki dan benar-benar sesuai dengan kondisi masyarakat," ungkap Benni saat di wawancarai awak media usai reses.
Selain itu, masyarakat juga mengusulkan pembangunan Kantor Lurah Kubu Tanjung yang dinilai sudah menjadi kebutuhan pelayanan publik di wilayah tersebut. Seluruh usulan yang disampaikan akan menjadi bahan pembahasan DPRD bersama Pemerintah Kota Bukittinggi dalam penyusunan program pembangunan daerah ke depan, pungkasnya.***
Pewarta : sutan mudo



Komentar0