GUO9GpGoBSrpBUW9TSG0TUApTA==

Ribuan Scooteris Padati Bukittinggi, TBSS XXXII Jadi Ajang Persaudaraan dan Penggerak Ekonomi


Bukittinggi, MataJurnalist.com_Dentuman mesin Vespa dan deru kendaraan roda dua mewarnai kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bukittinggi, Minggu (6/9/2026) siang. Ribuan scooteris dari berbagai daerah memadati lokasi puncak kegiatan Taragak Basuo Scooterist Sumatera (TBSS) XXXII Tahun 2026.

Dengan berakhirnya puncak TBSS XXXII, Bukittinggi kembali mencatat satu kegiatan yang mampu mempertemukan komunitas dari berbagai daerah sekaligus memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat

Bagi Kota Bukittinggi, kehadiran ribuan scooteris juga menjadi bagian dari promosi wisata. Para peserta tidak hanya mengikuti rangkaian kegiatan, tetapi turut menikmati suasana kota dan berinteraksi dengan masyarakat setempat.

Suasana semakin meriah sekitar pukul 13.30 WIB, ketika Wali Kota Bukittinggi H. Ramlan Nurmatias, hadir bersama Wali Kota Payakumbuh DR. H. dr. Zulmaeta, Sekda Payakumbuh Drs. H. Rida Ananda, dan Kapolresta Bukittinggi Kombes Pol. Ruly Indra Wijayanto.

TBSS ke 32 di tahun 2026 ini, mengusung tema “Satu Aksi untuk Semua”, TBSS XXXII tidak hanya menjadi ajang berkumpulnya komunitas Vespa, tetapi juga menjadi ruang mempererat persaudaraan, solidaritas dan kebersamaan antar-scooteris dari berbagai daerah.

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai TBSS XXXII dikemas dengan baik dan mampu memberikan dampak positif, khususnya bagi sektor ekonomi masyarakat.

“Ini acara luar biasa dan dikemas dengan baik. Tentu ini bisa memberikan dampak ekonomi dan meninggalkan kesan yang baik serta menyenangkan bagi para scooteris,” ujar Ramlan.

Menurut Ramlan, kehadiran ribuan scooteris di Bukittinggi tidak hanya menciptakan suasana meriah, tetapi juga membawa perputaran ekonomi bagi masyarakat.

Kedatangan peserta dari berbagai daerah ikut menggerakkan sejumlah sektor, mulai dari hotel, restoran, rumah makan, pusat oleh-oleh, UMKM hingga jasa transportasi dan usaha lainnya.

“Ini tentu menjadi dampak yang baik bagi perekonomian masyarakat. Mereka datang, menginap, makan dan berbelanja di Bukittinggi,” katanya.

Ramlan juga berharap penyelenggaraan TBSS selanjutnya dapat dilaksanakan di Kota Payakumbuh sesuai dengan estafet yang telah berjalan.

Namun, ia memastikan Bukittinggi siap kembali menjadi tuan rumah apabila Payakumbuh belum siap menyelenggarakannya.

“Harapan kita nanti Kota Payakumbuh sebagai penyelenggara TBSS berikutnya. Kalau Payakumbuh tidak siap, Bukittinggi siap melaksanakan acara serupa dan akan kita anggarkan melalui APBD,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum TBSS XXXII Kota Bukitinggi Fadli Reza, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan tersebut dapat berlangsung meriah.

Mengumpulkan penghobi Vespa dari berbagai daerah bukan perkara mudah. Namun, kecintaan terhadap Vespa serta kuatnya hubungan persaudaraan antar-scooteris menjadi modal utama terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas seluruh dukungan. Mengumpulkan para penghobi Vespa tidak mudah, tetapi karena hobi dan persaudaraan, semuanya bisa berkumpul,” ujarnya.

TBSS XXXII sekaligus menunjukkan bahwa komunitas Vespa tidak hanya berkutat pada kendaraan klasik, tetapi juga memiliki kekuatan dalam membangun jejaring sosial, solidaritas dan kebersamaan lintas daerah, pungkasnya.***

Pewarta : sutan mudo 




Komentar0

Type above and press Enter to search.