Bukittinggi MataJurnalist.com_Rumah Qur'an Institut Teknologi dan Bisnis Haji Agus Salim (ITB HAS) Bukittinggi kembali menggelar Wisuda Tahfidz Al-Qur'an K-2 Tahun 2026. Sebanyak enam santri mengikuti prosesi wisuda yang berlangsung di Aula ITB HAS Bukittinggi, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap para santri yang telah menyelesaikan target hafalan Al-Qur'an melalui program Rumah Qur'an ITB HAS Bukittinggi.
Wisuda turut dihadiri unsur pemerintahan, pimpinan kampus, pengelola Rumah Qur'an, dosen, serta orang tua dan wali santri. Hadir di antaranya perwakilan Camat Mandiangin Koto Selayan melalui Kepala Seksi Agama, Sosial dan Budaya, Lurah Guguak Bulek, Ketua Pengelola Rumah Qur'an ITB HAS Bukittinggi, unsur pimpinan dan dosen ITB HAS Bukittinggi.
Ketua Pengelola Rumah Qur'an ITB HAS Bukittinggi, Dr. Eka Risma Putri, menyampaikan apresiasi kepada seluruh santri yang telah mengikuti proses pembelajaran dan menghafal Al-Qur'an dengan penuh ketekunan.
"Alhamdulillah, enam santri terbaik kita telah menyelesaikan hafalan dengan penuh perjuangan. Wisuda ini bukan akhir, melainkan awal untuk terus menjaga, mengamalkan, dan mengajarkan Al-Qur'an," ujarnya.
Menurut Eka, keberadaan Rumah Qur'an di lingkungan ITB HAS tidak hanya diarahkan untuk mendukung kemampuan akademik mahasiswa dan peserta didik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membentuk generasi yang memiliki pemahaman dan kecintaan terhadap Al-Qur'an.
"Kami ingin Rumah Qur'an ITB HAS tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga melahirkan generasi Qur'ani yang berakhlak mulia," katanya.
Sementara itu, Wakil Rektor III ITB HAS Bukittinggi, Imran, yang mewakili Rektor dalam sambutannya menegaskan dukungan pimpinan kampus terhadap berbagai program keagamaan yang dilaksanakan melalui Rumah Qur'an.
"Kami dari pimpinan ITB HAS sangat mendukung penuh program Rumah Qur'an. Program ini adalah wujud nyata integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai Al-Qur'an," ungkapnya.
Ia berharap para wisudawan tidak berhenti setelah menyelesaikan hafalan yang telah ditargetkan. Para santri diharapkan terus menjaga hafalan, mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, serta dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
"Kami bangga dan berharap para wisudawan dapat menjadi duta Qur'ani di tengah masyarakat dan menjaga hafalannya," lanjut Imran.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat. Kegiatan diisi dengan pengalungan selempang tahfidz dan penyerahan sertifikat kelulusan kepada masing-masing wisudawan.
Suasana haru juga terlihat ketika perwakilan wisudawan menampilkan hafalan Al-Qur'an di hadapan para tamu undangan dan orang tua. Momen tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari rangkaian wisuda, sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas proses yang telah dilalui para santri.
Pada Wisuda Tahfidz K-2 Tahun 2026 ini, predikat Wisuda Terbaik diraih Nurul Aini dengan capaian hafalan sebanyak 3 juz.
Adapun enam santri yang diwisuda pada K-2 Rumah Qur'an ITB HAS Bukittinggi Tahun 2026 yakni:
Apriliana Divanti – hafalan 3 juz.
Desti Anggraini – hafalan 3 juz.
Nurul Aini – hafalan 3 juz, Wisuda Terbaik.
Nuhari Izi Suhanda – hafalan 2 juz.
Siti Aisyah – hafalan 2 juz.
Yulia Helpi – hafalan 2 juz.
Wisuda diharapkan menjadi motivasi bagi para santri untuk terus meningkatkan hafalan dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
Di sisi lain, program Rumah Qur'an ITB HAS Bukittinggi diharapkan dapat terus berkembang dan melahirkan lebih banyak generasi penghafal Al-Qur'an di Kota Bukittinggi, pungkasnya.***
Pewarta : sutan mudo


Komentar0