Angkot gratis bagi pelajar Di Bukittinggi mulai direalisasikan, pada Senin pagi (5/10/2026) di Jalan Sudirman, Kota Bukittinggi.
Bukittinggi MataJurnalist.com_Janji politik Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias untuk menghadirkan angkutan kota (angkot) gratis bagi pelajar akhirnya mulai direalisasikan. Program yang sebelumnya menjadi salah satu janji saat masa pencalonan tersebut resmi diluncurkan pada Senin pagi (5/10/2026) di Jalan Sudirman, Kota Bukittinggi.
Program angkutan sekolah gratis ini direalisasikan setelah Ramlan Nurmatias bersama Wakil Wali Kota Ibnu Asis menjalankan roda pemerintahan selama sekitar dua tahun. Kehadiran program tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban orang tua sekaligus memberikan kemudahan bagi pelajar dalam memperoleh transportasi menuju dan pulang dari sekolah.
Launching angkutan gratis bagi pelajar itu dihadiri Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bukittinggi, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Perhubungan, jajaran Forkopimda, Ketua dan anggota Komisi III DPRD Kota Bukittinggi, Sekretaris Daerah, para kepala OPD, camat dan lurah, kepala SMP Negeri se-Kota Bukittinggi, pengurus Organda dan koperasi angkutan umum, serta para pengemudi angkot yang terlibat dalam program tersebut.
Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan, angkutan gratis bagi pelajar merupakan salah satu program unggulan pemerintah daerah yang dirancang untuk memberikan pelayanan transportasi kepada siswa.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya menyangkut persoalan transportasi, tetapi juga berkaitan dengan upaya pemerintah daerah membantu mengurangi pengeluaran orang tua serta mengurangi kepadatan lalu lintas di Kota Bukittinggi.
“Program angkutan gratis bagi pelajar ini merupakan salah satu program unggulan yang kita konsep untuk melayani pelajar, mengurangi beban orang tua, sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas,” ujar Ramlan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi Elza Aulia menjelaskan, program angkutan sekolah gratis merupakan bagian dari program unggulan Pemko Bukittinggi, yakni Pendidikan Gemilang.
Program tersebut dirancang untuk memberikan kemudahan akses transportasi kepada pelajar dari dan menuju sekolah secara gratis. Di sisi lain, pemerintah juga tetap memperhatikan keberlangsungan usaha para pengemudi dan operator angkutan umum yang selama ini melayani masyarakat.
“Untuk tahap uji coba ini, program angkutan sekolah gratis diperuntukkan bagi 874 pelajar yang tersebar di delapan SMP Negeri di Kota Bukittinggi, dengan dukungan 53 unit angkutan umum yang telah memenuhi persyaratan laik jalan,” jelas Elza.
Ia mengatakan, keterlibatan angkutan umum dalam program tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi dua sisi. Pelajar mendapatkan fasilitas transportasi gratis, sementara para pengemudi dan operator angkutan umum tetap memperoleh ruang untuk menjalankan usahanya melalui skema yang disiapkan pemerintah daerah.
Ketua DPRD Kota Bukittinggi Syaiful Efendi turut mengapresiasi direalisasikannya program angkutan gratis bagi pelajar tersebut. Menurutnya, program itu bukan sekadar janji kepala daerah, tetapi telah menjadi bagian dari perencanaan pembangunan daerah yang dituangkan dalam RPJMD.
Selain itu, pelaksanaan program juga diperkuat dengan telah disahkannya Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2026 tentang Transportasi Darat serta dukungan penganggaran melalui APBD Kota Bukittinggi.
“Program ini sudah tertampung dalam RPJMD. Artinya, ini juga menjadi tanggung jawab moral kita di DPRD untuk bersama-sama menyukseskannya,” kata Syaiful.
Kemudian Ia menambahkan, DPRD melalui Komisi III akan ikut melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program angkutan gratis tersebut. Evaluasi diperlukan untuk melihat sejauh mana program berjalan sesuai dengan tujuan awal dan mengetahui berbagai kendala yang mungkin muncul di lapangan.
“Terkait pengawasan, Komisi III nanti secara khusus akan mengevaluasi pelaksanaan angkot gratis ini. Kalau ada kekurangan atau hal yang perlu dievaluasi, tentu bisa dilakukan perbaikan-perbaikan ke depan,” pungkasnya.
Dengan diluncurkannya program tersebut, sebanyak 874 pelajar dari delapan SMP Negeri di Kota Bukittinggi kini menjadi sasaran awal layanan angkutan sekolah gratis. Pemerintah daerah berharap program ini dapat berjalan efektif dan ke depan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi pelajar serta masyarakat Kota Bukittinggi, pungkasnya.***
Pewarta: Sutan Mudo



Komentar0