GUO9GpGoBSrpBUW9TSG0TUApTA==

Tiga Kecamatan Nyatakan Dukungan, Fauzan Haviz Kantongi Tiga dari Lima Suara Muskot PMI Bukittinggi


Duduk : Fauzan Haviz, SE., SH., MBA., MALS., MM., Candidat PMI Bukittinggi Periode 2026-2031, dapat dukungan lansung dari Ketua PMI di  tiga Kecamatan di Bukittinggi,diantaranya Suwisri dari MKS,Hendra  ABTB, dan Yunaldi Pitok dari  Guguak Panjang 


Bukittinggi MataJurnalist.com_Dukungan terhadap Fauzan Haviz untuk maju sebagai calon Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi periode 2026–2031 terus menguat menjelang Musyawarah Kota (Muskot) PMI Bukittinggi yang akan digelar di Hotel Campago Bukittinggi, Sabtu (3/10/2026).Forum tersebut akan menjadi penentu kepemimpinan PMI Kota Bukittinggi untuk periode 2026–2031.

Dalam Muskot tersebut, terdapat lima suara yang memiliki hak pilih. Masing-masing berasal dari PMI Kota Bukittinggi, tiga PMI kecamatan yakni Mandiangin Koto Selayan (MKS), Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB), dan Guguk Panjang, serta satu suara dari PMI Provinsi Sumatera Barat.

Dari lima pemilik suara tersebut, tiga PMI kecamatan menyatakan dukungan kepada Fauzan Haviz. Dukungan itu disampaikan langsung oleh para ketua PMI kecamatan saat ditemui wartawan di kediaman Fauzan Haviz, Jumat malam (2/10/2026).

Ketua PMI Kecamatan Guguk Panjang, Yunaldi Pitok, mengatakan dukungan tersebut merupakan hasil kesepahaman dari tiga kecamatan. Menurutnya, Fauzan Haviz dinilai memiliki pengalaman organisasi yang cukup dan telah lama berkecimpung dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

"Kami dari tiga kecamatan mendukung Fauzan Haviz sebagai Ketua PMI Kota Bukittinggi periode 2026–2031. Beliau sudah banyak berkecimpung di berbagai organisasi dan kemampuan berorganisasinya juga sudah tidak diragukan lagi," kata Yunaldi.

Ia menyebut pergantian kepemimpinan di tubuh PMI juga menjadi bagian dari proses regenerasi organisasi. Menurutnya, PMI merupakan organisasi sosial yang bersifat netral dan tidak berkaitan dengan kepentingan politik, katanya.

"Ini juga bagian dari alih generasi dan pembaruan di PMI. Walaupun tidak berpolitik, PMI itu netral, bergerak di bidang sosial dan untuk seluruh masyarakat Bukittinggi dan sekitarnya," ujarnya.

Yunaldi menambahkan, komunikasi dan silaturahmi telah dilakukan bersama PMI Kecamatan MKS dan ABTB. Sementara untuk dua pemilik suara lainnya, pihaknya akan bertemu dalam pelaksanaan Muskot PMI Bukittinggi yang dijadwalkan berlangsung besok, ucapnya.

"Kami tidak akan berpaling. Kami tetap kuat memilih dan mendukung Bapak Fauzan Haviz," tegasnya.

"Beliau banyak berorganisasi dan berpengalaman di berbagai organisasi. Kita ini organisasi sosial, tidak ada politik dalam organisasi. Yang kita pikirkan adalah PMI untuk Kota Bukittinggi dan masyarakat," katanya.

Sementara itu, Ketua PMI Kecamatan MKS, Suwisri Mansur, mengatakan salah satu pertimbangan dukungan kepada Fauzan Haviz berkaitan dengan masa kepemimpinan Ketua PMI sebelumnya yang telah berlangsung selama dua periode.

Menurut Suwisri, berdasarkan pemahaman dan informasi yang mereka miliki, belum ada Ketua PMI di tingkat kabupaten/kota di Sumatera Barat yang memimpin hingga tiga periode.

"Ketua yang lama sudah dua periode. Kemudian di Sumatera Barat, sepengetahuan kami belum ada yang lebih dari dua periode. Kesepakatan dari Musda tentu ke depannya bagaimana memilih orang yang lebih memikirkan PMI dan bagaimana kita bisa membantu sesama," ujarnya.

Ia menjelaskan, persoalan masa jabatan tersebut juga perlu melihat ketentuan organisasi dan hasil kesepakatan dalam forum musyawarah. Menurutnya, PMI merupakan organisasi yang harus terus melakukan regenerasi dan tidak boleh dipandang sebagai organisasi yang diwariskan dari satu kepemimpinan ke kepemimpinan berikutnya.

"Organisasi ini bukan turun-temurun. Bagaimana kita memikirkan lebih banyak lagi sumbangsih pemikiran untuk PMI ke depannya," katanya.

Suwisri juga menyinggung persoalan ketentuan kepemimpinan di tingkat nasional yang menurutnya menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam pembahasan organisasi.

Sementara itu, Fauzan Haviz menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan tiga PMI kecamatan tersebut. Ia mengatakan, apabila dipercaya memimpin PMI Kota Bukittinggi, dirinya ingin membangun kerja sama yang lebih baik dengan Pemerintah Kota Bukittinggi maupun seluruh pemangku kepentingan.

"Ke depan kita bisa memikirkan bagaimana PMI bisa bekerja sama dengan baik dengan pemerintah kota dan seluruh stakeholder yang ada," kata Fauzan.

Menurutnya, PMI harus mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dengan tetap berpegang pada nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi dasar organisasi.

"PMI bisa bermanfaat untuk kita semua dengan nilai universal yang ada. Untuk pemilihan besok, kita berharap yang terbaik. Ada lima suara yang diperebutkan," ujarnya.

Fauzan mengatakan, berdasarkan komunikasi yang telah dilakukan hingga Jumat malam, dirinya telah mendapatkan dukungan lebih dari separuh suara yang memiliki hak pilih. Namun, keputusan akhir tetap berada dalam forum Muskot PMI Kota Bukittinggi.

"Dari peta suara yang sudah ada, kita sudah memiliki suara lebih dari 50 persen. Mudah-mudahan besok kita bisa aklamasi," pungkas Fauzan.***

Pewarta : Sutan Mudo 

Komentar0

Type above and press Enter to search.