Istimewa : Pintu masuk Aquarium Ikan Raksasa TMSBK Bukittinggi yang sempat terkunci dari luar saat pengunjung masih berada di dalam
Bukittinggi MataJurnalist.com_Dua pengunjung Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, mengalami pengalaman tak biasa saat berwisata, Kamis (9/4/2026) sore. Bukannya sekadar melihat koleksi ikan, keduanya justru sempat “terkurung” di dalam area akuarium.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di objek Aquarium Ikan Raksasa yang berada di dalam kawasan wisata tersebut. Abdul Malik, wisatawan asal Medan, bersama sepupunya Ismail, warga Sungai Landai, Kabupaten Agam, awalnya hanya berniat berkeliling menikmati keindahan ikan-ikan yang dipamerkan.
Namun, sekitar 30 menit kemudian, niat untuk keluar berubah menjadi momen menegangkan. Saat hendak meninggalkan lokasi, mereka mendapati pintu akses sudah tertutup rapat dan bahkan tergembok dari luar.
Tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya, keduanya sempat panik. Mereka mencoba mencari jalan keluar sambil menghubungi nomor kontak petugas yang ditemukan di internet. Sayangnya, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena tidak ada respons.
Tangkapan layar dua orang wisatawan saat ‘terjebak’ di dalam Akuarium Kebun Binatang TMSBK Bukittinggi karena dikunci dari luar, Kamis (9/4/2026). Foto: Ismail Alminangkabawi
Dalam kondisi terbatas, mereka akhirnya berinisiatif memanggil orang yang melintas melalui celah pintu. Usaha itu pun berhasil setelah seorang petugas kebersihan mendengar teriakan mereka dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas akuarium.
“Alhamdulillah, ada petugas kebersihan yang dengar dan memberi tahu. Ternyata petugas akuariumnya pergi salat Ashar,” ujar Ismail dan Abdul Malik saat dihubungi, Senin (13/4/2026).
Tak lama kemudian, pintu pun dibuka dan keduanya berhasil keluar dalam kondisi selamat. Meski demikian, mereka menyayangkan insiden tersebut karena dinilai terjadi akibat kurangnya prosedur pengecekan sebelum penutupan lokasi.
“Kami sangat menyayangkan. Kalau ternyata sudah tutup, bisa saja kami terjebak sampai besok. Ini harus jadi perhatian karena tempatnya tertutup dan hanya satu pintu,” kata Ismail.
Sementara itu, petugas jaga tiket akuarium, Susi Darmanita, menjelaskan bahwa saat kejadian, kondisi di dalam ruangan dianggap sudah kosong. Ia mengaku tidak mendengar adanya aktivitas maupun suara dari dalam sebelum pintu ditutup.
Petugas memperagakan ulang saat membuka pintu Akuarium Ikan setelah mendapat laporan adanya pengunjung yang terkunci di dalam, Senin (13/4/2026).
“Kami pikir sudah tidak ada orang. Pintu rolling ditutup, memang bunyinya keras, tapi tidak ada respons dari dalam. Jadi kami kunci dan pergi salat,” ujarnya.
Menurut Susi, lokasi mushola berada tidak jauh dari akuarium, sekitar 25 meter. Setelah menunaikan salat Ashar, ia langsung kembali ke lokasi begitu menerima laporan dari petugas kebersihan.
“Selesai salat, ada yang bilang ada orang terkunci di dalam. Saya kaget, langsung buka, dan ternyata benar ada dua orang di dalam,” katanya.
Ia menambahkan, kejadian ini merupakan yang pertama kali terjadi selama dirinya bertugas. Biasanya, petugas selalu melakukan pengecekan menyeluruh sebelum menutup area.
Insiden ini pun berakhir tanpa korban. Bahkan, suasana sempat mencair dan diwarnai tawa setelah pintu berhasil dibuka. Meski begitu, peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah video pengalaman mereka viral di media sosial TikTok.
Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi pengelola objek wisata agar lebih disiplin dalam menerapkan prosedur operasional, khususnya pengecekan akhir sebelum penutupan. Langkah sederhana tersebut dinilai krusial untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan pengunjung.***
Pewarta : sutan mudo




Komentar0