GUO9GpGoBSrpBUW9TSG0TUApTA==

ADI Aqabah Bukittinggi Wisuda Angkatan XII, Cetak Kader Dakwah untuk Membangun Indonesia

 

Wisuda ADI Angkatan ke XII (25 /7/2026)

Bukittinggi MataJurnalist.com_Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Aqabah Bukittinggi Wisuda Angkatan XII dengan mengusung tema "Risalah Merintis Dakwah, Melanjutkan, Menyelamatkan dan Membangun Indonesia dengan Dakwah." Kegiatan dilaksanakan di Aula Kampus Akabah Aur Kuning Bukittinggi pada Rabu (25/7/2026)

Momentum ini menjadi penanda lahirnya kader-kader dakwah baru yang diharapkan mampu melanjutkan estafet perjuangan Islam di tengah tantangan zaman.

Pantauan awak media di lokasi, rangkaian acara diawali dengan prosesi yudisium, kemudian dilanjutkan dengan penampilan para mahasiswa melalui pidato dalam tiga bahasa. Novita Kejasuma tampil menyampaikan pidato berbahasa Arab, Rafli Adriansyah membawakan pidato berbahasa Inggris, sementara Muhammad Habib menyampaikan pidato berbahasa Indonesia yang penuh semangat dan menyentuh hati para hadirin.

Dalam pidatonya, Muhammad Habib menegaskan bahwa keberhasilan para wisudawan dan wisudawati hari ini tidak terlepas dari doa, dukungan, dan pengorbanan kedua orang tua yang senantiasa menjadi sumber kekuatan dalam menempuh pendidikan. Ia juga menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada seluruh dosen yang telah membimbing, mendidik, dan menanamkan nilai-nilai keilmuan serta perjuangan dakwah selama masa perkuliahan.

Ketua Yayasan Aqabah Bukittinggi, Ustadz H. Masdiwar, S.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Angkatan XII. Ia berpesan agar para lulusan senantiasa menjadi kader-kader dakwah yang ikhlas di mana pun berada.

"Bangunlah keinginan untuk berdakwah, berprestasilah untuk dakwah, dan berkorbanlah untuk dakwah," pesannya, seraya mengingatkan bahwa keberhasilan seorang dai bukan hanya diukur dari kemampuan berbicara, tetapi juga dari keikhlasan, keteladanan, dan pengabdiannya kepada umat.

Wisuda juga dihadiri oleh jajaran Pengurus Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Provinsi Sumatera Barat serta Pengurus Alumni AKABAH–ADI Aqabah Bukittinggi, di antaranya Hj. Indriani Kamal, yang turut memberikan dukungan kepada para lulusan untuk terus menjaga semangat perjuangan dakwah.

Suasana semakin menginspirasi ketika H. Erizal Ilyas, Lc., M.A., yang juga menjabat sebagai Ketua Alumni ADI Aqabah Bukittinggi, menyampaikan, ketika Ia mengenang perjalanan hidupnya ketika pertama kali menginjakkan kaki di Aqabah pada tahun 1985. Selama empat tahun menimba ilmu bersama para guru yang penuh dedikasi, ia memperoleh bekal ilmu, motivasi, dan semangat yang kemudian mengantarkannya melanjutkan pendidikan ke Universitas Islam Madinah.

Ia mengajak para wisudawan agar tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan di ADI Aqabah. Menurutnya, era keterbukaan informasi saat ini menghadirkan peluang yang sangat luas bagi generasi muda untuk melanjutkan studi, termasuk ke berbagai perguruan tinggi di Timur Tengah melalui program beasiswa.

"Kalian jangan berhenti bermimpi. Teruslah mengejar cita-cita. Hari ini akses informasi sangat terbuka. Banyak kesempatan kuliah di luar negeri dengan beasiswa yang bisa diraih apabila dipersiapkan dengan sungguh-sungguh," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, H. Erizal Ilyas juga mengisahkan keteladanan sahabat Nabi Muhammad SAW, Mus'ab bin Umair, seorang pemuda cerdas yang menggunakan kecerdasannya untuk mencari kebenaran, menerima hidayah Islam, dan mengabdikan seluruh hidupnya untuk perjuangan dakwah hingga menjadi duta dakwah pertama Rasulullah SAW di Madinah. 

Menurutnya, kisah Mus'ab menjadi inspirasi bagi para lulusan ADI Aqabah agar menjadikan ilmu dan kecerdasan bukan sekadar sarana meraih kesuksesan dunia, tetapi sebagai bekal untuk mengabdi kepada agama, umat, dan bangsa.

Melalui wisuda Angkatan XII ini, ADI Aqabah Bukittinggi kembali menegaskan komitmennya dalam melahirkan generasi dai yang berilmu, berakhlak, dan memiliki semangat pengabdian. 

Sejalan dengan tema yang diusung, para lulusan diharapkan mampu menjadi pelanjut risalah dakwah yang menghadirkan solusi, menyelamatkan umat, serta berkontribusi membangun Indonesia melalui nilai-nilai Islam yang rahmatan lil 'alamin, tutupnya.***


Pewarta : sutan mudo 

Komentar0

Type above and press Enter to search.