GUO9GpGoBSrpBUW9TSG0TUApTA==

Usai Sukses Perdana, Wako Ramlan Canangkan Pushbike Sebagai Event Internasional

 


Foto Istimewa Wakikota Ramlan Nurmatias mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan lomba balap Pushbike, Perdana, di Kota Bukittinggi.


Bukittinggi, MataJurnalist.com_Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan lomba balap sepeda tanpa pedal (pushbike) Perdana, yang berlangsung meriah di Kota Bukittinggi. Pemerintah Kota Bukittinggi bahkan mencanangkan ajang tersebut menjadi agenda rutin yang masuk dalam Program Unggulan (Progul) bidang olahraga dan dikembangkan hingga sebagai event internasional.

"Insya Allah ajang ini akan menjadi agenda rutin Pemerintah Kota Bukittinggi sebagai bagian dari program unggulan di bidang olahraga. Kita targetkan dapat diselenggarakan dua kali dalam setahun dengan skala internasional," ujar Ramlan saat menghadiri kegiatan Bukittinggi Maimbau Wisata Runbike, Minggu (6/7/2026).

Event perdana tersebut digelar di Jalan Perintis Kemerdekaan dan diikuti lebih dari 300 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Mayoritas peserta berasal dari luar Sumatera Barat, menunjukkan tingginya antusiasme komunitas pushbike terhadap Kota Bukittinggi sebagai lokasi penyelenggaraan.

Sejak awal, Pemerintah Kota Bukittinggi telah memberikan dukungan melalui penyediaan lokasi serta pengamanan selama kegiatan berlangsung. Ramlan berharap pada penyelenggaraan berikutnya, cakupan peserta dapat diperluas hingga ke tingkat internasional.

"Dari awal kita mendukung melalui fasilitas tempat dan keamanan. Peserta kali ini mayoritas berasal dari luar Sumatera Barat. Tahun depan kita ingin event ini lebih besar lagi dengan mengundang peserta dari Malaysia, Singapura, dan negara lainnya," katanya.

Menurut Ramlan, pushbike bukan sekadar olahraga rekreasi bagi anak, tetapi juga sarana pembentukan karakter sejak usia dini. Melalui olahraga ini, anak-anak belajar membangun keseimbangan, keberanian, kesabaran, serta kesiapan mental dan fisik.

Selain memberikan manfaat bagi tumbuh kembang anak, penyelenggaraan event olahraga juga dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Kehadiran ratusan peserta beserta keluarga dari luar daerah mendorong meningkatnya tingkat hunian hotel, aktivitas kuliner, hingga transaksi pelaku UMKM di Kota Bukittinggi.

"Ke depan saya minta pelaksanaannya disesuaikan dengan masa libur sekolah agar semakin banyak peserta yang datang. Kita siap menjadikan Bukittinggi sebagai kota wisata olahraga. Nanti akan kita bahas dalam rapat dan dianggarkan sebagai bagian dari kalender pariwisata daerah," ujar Ramlan.

Ramlan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, komunitas pushbike, peserta, para orang tua, sponsor, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Bukittinggi Maimbau Wisata Runbike, Ade Jeri Harlan, menjelaskan bahwa pushbike merupakan olahraga menggunakan sepeda tanpa pedal yang dirancang khusus bagi anak usia 2 hingga 10 tahun.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi event perdana di Kota Bukittinggi sekaligus langkah awal memperkenalkan olahraga ramah anak yang mendukung pengembangan sport tourism dan menghadirkan ruang interaksi positif bagi masyarakat.

"Pushbike memiliki banyak manfaat bagi tumbuh kembang anak. Karena digerakkan dengan kaki, olahraga ini melatih keseimbangan, koordinasi motorik, fokus, sekaligus membangun rasa percaya diri anak sejak dini," jelas Ade.

Ade menghimbau, olahraga pushbike juga mempererat hubungan antara anak dan orang tua karena seluruh aktivitas dilakukan dengan pendampingan langsung.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Bukittinggi yang telah memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan positif ini," katanya.

Ade mengungkapkan, minat masyarakat terhadap olahraga pushbike di Bukittinggi terus meningkat. Hal itu ditandai dengan berdirinya komunitas Pushbike Bukittinggi pada 30 Mei 2025 yang kini telah memiliki lebih dari 30 anggota aktif dari Kota Bukittinggi, Kabupaten Agam, dan daerah sekitarnya.

Penyelenggaraan event ini memiliki makna tersendiri karena bertepatan dengan momentum peringatan 100 tahun Jam Gadang, ikon kebanggaan Kota Bukittinggi.

"Kami bangga event ini digelar bertepatan dengan peringatan 100 tahun Jam Gadang. Momentum ini diharapkan semakin memperkuat daya tarik Bukittinggi sebagai destinasi wisata yang memadukan olahraga, budaya, dan kebersamaan masyarakat," pungkas Ade.***

Pewarta : sutan mudo

Komentar0

Type above and press Enter to search.