Pajok, Ambil Momen ketika Macet, Menjual Air Mineral di jalan Raya Bukittinggi-Padang Pasar Padang Luar.
Agam, MataJurnalis.com_Kemacetan yang kerap terjadi di ruas Jalan Padang-Bukittinggi, tepatnya di akses Jalan Pasar Padang Luar, dimanfaatkan oleh seorang warga untuk mencari rezeki dengan cara yang sederhana namun bermanfaat.
Setiap pagi, Pajok (39) terlihat menjajakan air mineral kepada para pengemudi dan penumpang yang terjebak antrean kendaraan. Kehadirannya memberikan kemudahan bagi para sopir maupun penumpang yang membutuhkan air minum tanpa harus turun dari kendaraan. Cukup membuka kaca mobil, air mineral pun langsung dapat dibeli.
Pantauan MataJurnalis.com di lokasi pada Selasa (7/7/2026), Pajok menawarkan dagangannya dengan ramah dan sopan. Ia tidak pernah memaksa pengendara untuk membeli. Siapa pun yang berminat dipersilakan membeli, sedangkan yang tidak berminat tetap dihormati.
Air mineral yang dijualnya pun dibanderol dengan harga terjangkau, yakni Rp4.000 per botol. Bahkan, jika ada pembeli yang hanya mengeluarkan uang Rp3.000, ia tetap menerimanya dengan ikhlas.
Sikapnya yang santun membuat keberadaannya tidak dianggap mengganggu arus lalu lintas maupun kenyamanan pengendara. Sebaliknya, banyak pengemudi merasa terbantu karena tidak perlu meninggalkan kendaraannya hanya untuk membeli air minum.
Saat ditemui wartawan, Pajok menjelaskan bahwa dirinya berjualan setiap hari mulai pukul 06.30 WIB hingga sekitar pukul 10.00 WIB.
"Saya berjualan dari pagi sekitar pukul 06.30 sampai jam 10.00 WIB. Kami tidak pernah memaksa orang membeli. Kalau ada yang mau silakan, kalau tidak juga tidak masalah. Yang penting bagi kami rezeki yang didapat halal," ujar Pajok.
Pajok, menambahkan bahwa tujuan utamanya bukan sekadar berjualan, tetapi juga memberikan kemudahan bagi para sopir dan penumpang yang sedang terjebak kemacetan.
"Saya tidak memaksa para sopir. Kami hanya membantu menyediakan air minum. Kalau ingin membeli silakan, kalau tidak juga tidak apa-apa," tambahnya.
Menurut Pajok, aktivitasnya tidak menjadi penyebab kemacetan. Justru kondisi lalu lintas yang padat menjadi kesempatan baginya untuk membantu memenuhi kebutuhan pengendara akan air minum dengan harga yang tetap terjangkau.
"Saya tidak membuat jalan menjadi macet. Justru saat macet seperti ini, saya bisa membantu penumpang dan sopir mendapatkan air mineral tanpa harus turun dari kendaraan. Harganya juga kami sesuaikan dengan kondisi di lapangan," ungkapnya.
Saat berada di lokasi, salah seorang sopir, Andi, dimintai tanggapan terkait keberadaan penjual air mineral di sekitar area tersebut. Ketika ditanya apakah aktivitas penjual air mineral ini mengganggu, ia justru memberikan jawaban yang positif.
"Tidak, justru kami merasa terbantu. Penumpang juga merasa terbantu karena tidak perlu turun dari mobil hanya untuk membeli air mineral. Cukup menurunkan kaca mobil, kami sudah bisa mendapatkan air mineral dengan mudah," ungkapnya.
Menurutnya, keberadaan pedagang air mineral memberikan kemudahan bagi para sopir maupun penumpang. Layanan yang praktis tersebut dinilai mampu memenuhi kebutuhan minuman tanpa harus meninggalkan kendaraan, sehingga aktivitas perjalanan menjadi lebih efisien dan nyaman, pungkasnya pada saat itu.***
Pewarta : sutan mudo


Komentar0