Lounching Buku Karya Om Sibro dan Yaya Aulia serta nonton bareng film “Hutan Kebaikan” produksi TVRI Sumbar serta film “Penantian Kembali Bersamamu” karya Rahmad Fajar, digelar di Almaz Fried Chicken Jambu Air, Kabupaten Agam, Minggu (9/8/2026).
Bukittinggi MataJurnalist.com_Semangat berkarya generasi muda kembali mendapat apresiasi. Kegiatan launching buku karya Om Sibro dan Yaya Aulia dirangkai dengan nonton bareng film “Hutan Kebaikan” produksi TVRI Sumbar serta film “Penantian Kembali Bersamamu” karya Rahmad Fajar, digelar di Almaz Fried Chicken Jambu Air, Kabupaten Agam, Minggu (9/8/2026).
Kegiatan turut dihadiri dua anggota DPRD Kota Bukittinggi, yakni Wakil Ketua DPRD Bukittinggi Zulhamdi Nova Candra dan anggota DPRD Bukittinggi Rahmat Sabirin, Pimpinan Ashpen Zulfamiadi, pengawas Lembaga Ashpen Syamsul Bahri, Pemilik Sanggar Seni Om Sibro, serta para Undangan.
Keduanya Anggota DPRD tampak terpukau menyaksikan karya film yang melibatkan anak-anak dari Sanggar Seni Om Sibro. Film “Hutan Kebaikan” yang ditayangkan di TVRI Sumbar tersebut diperankan oleh anak-anak binaan Sanggar Seni Om Sibro. Sementara film “Penantian Kembali Bersamamu” diperankan oleh pengelola Sanggar Seni Om Sibro, Ivan Sibro.
Wakil Ketua DPRD Bukittinggi Zulhamdi Nova Candra menyampaikan apresiasinya terhadap karya dan kreativitas generasi muda yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut.
Zulhamdi Nova Candra, mengaku tercengang melihat kemampuan anak-anak muda yang mampu menghasilkan karya di berbagai bidang, termasuk literasi dan perfilman.
“Terus terang saya sangat tercengang dengan apa yang telah ditampilkan hari ini. Anak seusia Yaya Aulia, yang baru 19 tahun, sudah mampu menghasilkan sekitar 25 buku. Ini merupakan sesuatu yang luar biasa dan patut kita apresiasi,” ujar Zulhamdi.
Menurutnya, karya anak-anak Sanggar Seni Om Sibro juga menunjukkan bahwa Kota Bukittinggi dan Sumatera Barat memiliki banyak potensi generasi muda yang selama ini belum mendapatkan ruang publikasi dan pengembangan secara maksimal.
“Dari kegiatan seperti ini kita bisa melihat bahwa ternyata banyak potensi anak-anak yang selama ini tidak terpublikasi. Kalau tidak ada kegiatan seperti ini, mungkin kita tidak mengetahui bahwa mereka memiliki kemampuan yang luar biasa,” katanya.
Zulhamdi menegaskan, berbagai potensi tersebut akan menjadi masukan bagi DPRD Kota Bukittinggi untuk mendorong adanya perhatian dan dukungan terhadap kegiatan pengembangan kreativitas generasi muda.
“Ini akan menjadi masukan bagi kami di DPRD. Apa yang kami lihat dan dapatkan dari kegiatan ini akan kami bawa sebagai bahan untuk pengembangan ke depan,” ujarnya.
Senada dengan Zulhamdi, anggota DPRD Bukittinggi Rahmat Sabirin juga mengapresiasi kreativitas anak-anak Sanggar Seni Om Sibro.
Menurutnya, potensi generasi muda seperti yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut masih banyak yang belum diketahui oleh para pemangku kebijakan.
“Potensi-potensi seperti ini ternyata banyak yang belum kami ketahui di DPRD. Seperti yang disampaikan Wakil Ketua DPRD tadi, kegiatan seperti ini harus mendapatkan perhatian,” ujar Rahmat Sabirin.
Motivasi dari Dua Anggota DPRD Bukittinggi Zulhamdi Nova Candra dan Rahmat Sabirin Lounching Buku dari Karya Om Sibro dan Yaya Aulia.
Rahmat Sabirin, memberikan ucapan selamat kepada seluruh anak-anak Sanggar Seni Om Sibro yang telah berani menunjukkan karya dan kemampuan mereka di hadapan masyarakat.
Rahmat menilai, keterlibatan anak-anak dalam kegiatan seni dan perfilman tidak hanya memberikan pengalaman berkarya, tetapi juga membentuk mental dan kepercayaan diri sejak usia dini.
“Anak-anak seperti ini mentalnya akan semakin kuat. Mereka tidak akan canggung lagi ketika nantinya harus beradaptasi di lapangan maupun tampil di depan teman-temannya. Mental mereka sudah diasah sejak dini,” katanya.
Ia juga mengapresiasi kolaborasi antara Sanggar Seni Om Sibro dengan Rumah Literasi Ashpen serta dukungan awak media dalam mempublikasikan berbagai kegiatan dan karya anak-anak.
Menurutnya, sinergi tersebut dapat menjadi motivasi tambahan bagi generasi muda untuk terus berkarya.
“Kolaborasi Sanggar Seni Om Sibro dengan lembaga Ashpen dan dukungan awak media melalui publikasi tentu akan menambah semangat mereka. Anak-anak ini adalah generasi masa depan bangsa, sehingga mereka perlu terus diberikan ruang dan motivasi,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Ashpen, Zulfamiadi, menyampaikan terima kasih kepada Sanggar Seni Om Sibro yang telah membangun kolaborasi dengan Rumah Literasi Ashpen.
Zulfamiadi berharap hubungan tersebut dapat terus diperkuat sehingga melahirkan berbagai program positif bagi pengembangan literasi, seni, dan kreativitas generasi muda.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Sanggar Seni Om Sibro atas kolaborasi yang telah terjalin dengan Rumah Literasi Ashpen. Semoga ke depan hubungan ini semakin kuat dan sinergitas antara Ashpen dan Sanggar Seni Om Sibro dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.
Pemilik sekaligus pengelola Sanggar Seni Om Sibro, Ivan Sibro, dalam penutupan kegiatan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan launching buku dan nonton bareng.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada Wakil Ketua DPRD Bukittinggi Zulhamdi Nova Candra, anggota DPRD Bukittinggi Rahmat Sabirin, Rumah Literasi Ashpen, awak media, serta seluruh pihak yang telah hadir dan memberikan dukungan.
Ivan menjelaskan, film “Hutan Kebaikan” yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut merupakan karya yang melibatkan anak-anak Bukittinggi dan telah lulus tayang di TVRI Sumbar, katanya.
Selain itu, turut ditampilkan film “Penantian Kembali Bersamamu” karya Rahmad Fajar, yang dibuat sebagai bagian dari penyusunan tugas akhir di ISI Padangpanjang.
“Terima kasih kepada semuanya yang telah hadir dan memberikan dukungan. Apa yang kita lakukan hari ini merupakan bentuk ruang bagi anak-anak untuk berkarya dan menunjukkan kemampuan mereka,” ujar Ivan.
Ivan Sibro, mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memberikan kontribusi terbaik bagi generasi muda.
“Mari kita berbuat untuk generasi anak-anak muda ke depannya. Untuk bangsa, kalau bukan kita, siapa lagi? Dengan ilmu yang kita miliki masing-masing, mari kita berikan untuk bangsa ini,” katanya.
Ivan juga mengaitkan semangat berkarya tersebut dengan momentum bulan kemerdekaan Republik Indonesia.
“Bulan ini merupakan bulan yang bersejarah bagi bangsa kita, yaitu bulan kemerdekaan. Semangat juang yang kita berikan sebagai anak bangsa, salah satunya adalah melalui karya dan kegiatan positif seperti ini. Inilah yang bisa kita berikan untuk membangun dan membangkitkan kembali semangat para pejuang terdahulu,” pungkasnya.***
Pewarta : sutan mudo



Komentar0